- Pemenang Festival Ramadan 1447 H Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Diumumkan pada Peringatan Nuzulul Qur'an
- Nuzulul Qur an di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Al-Qur an dalam Pembangunan Daerah
- Bupati Selayar Buka Penerimaan Zakat Mal 2026, Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 45 Mahasiswa
- Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang dan Disambut Bupati Selayar
- Nuzulul Qur an di Masjid Babul Khaer, Bupati Natsir Ali Serukan Al-Qur an Jadi Sahabat di Era Digital
- Buka Puasa Bersama di Rujab, Bupati Natsir Ali Tegaskan Rumah Jabatan Milik Seluruh Masyarakat
- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
Wabup dan Pimpinan Baznas Besuk Pasien PJT RS. Wahidin

MAKASSAR - Wakil Bupati Saiful Arif dan Pimpinan Baznas Kep. Selayar Leonardo Marsondang Siregar, S.Pi, M.Si, (Wakil Ketua II Bid. Pendistribusian dan Pendayagunaan) membesuk Junaedi di Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) Rumah Sakit Regional dr.Wahidin Sudirohusodo, Makasssar, Ahad (6-8) siang.
Junaedi adalah Pasien yang rela kaki kirinya belum lama ini diamputasi, di bawah lutut, karena kalau tidak, akan menjalar ke paha, terang Junaedi yang siang itu hanya ditemani istrinya, Masniati.
Sementara kaki kanannya, lanjut Junaedi, sudah dipotong tiga tahun lalu.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Turnamen Bulutangkis Antar Klub di Gantarang Lohe 0
- Kades Mare-Mare, Salurkan Bantuan BLT Door To Door0
- Langsung dari Lokasi Terdampak Gempa di Pulau Bonerate Selayar, Plt Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pemulihan Pasca Bencana0
- Bupati Kepulauan Selayar Teken Pernyataan Komitmen Penyelenggaraan MPP0
- Menyikapi Instruksi Kapolri, Pemkab Bersama Forkopimda Serentak Melakukan Penyemprotan Disinpektan0
Istrinya, Masniati menambahkan, sebenarnya, kami sudah beradaptasi, pasrah dan menyesuaikan dengan keadaan, sudah pasang "kaki palsu", dan bahkan, sudah bisa bawa mobil. Namun, ternyata, kaki kiripun mengalami hal yang sama, dan untuk mencegah keadaan yangr lebih parah, harus rela dipotong.
Ketika Wabup bertanya, apakah pernah mendapat bantuan dari Pemda, Junaedi menjawab, "belum", lalu buru - buru menyambungnya, "karena kami memang belum pernah meminta".
"Kenapa...?" Tanya Wabup penasaran yang dijawab Pasien Junaedi, "karena masih banyak yang lebih membutuhkan".
Mendengar jawaban ini, Saiful Arif dan Leonardo merasa kagum dan simpati, kemudian sepakat untuk mengusahakan bantuan bagi pasien.
Menjawab pertanyaan Wabup Saiful Arif, istrinya, Masniati menyatakan, kami punya dua anak yang sekolah di SD dan SMP di Tana Bau, Desa Bonto Tangnga Kec. Bonto Sikuyu. Saat ini, kedua anak kami tinggal bersama neneknya.
Kepada pewarta, Wabup Saiful Arif mengatakan, mendapat informasi dari Wakil Ketua II Baznas Selayar, Leonardo yang sekaligus mengajaknya untuk membesuk.
Malam itu, lanjut Saiful Arif, saya dalam perjalanan menuju Makassar seusai mengikuti acara PWRI di Sengkang - Wajo, dan ditelfon serta diajak oleh Leo.
Semoga berita ini, bisa menarik simpati pembaca dan berkenan membantu meringankan beban keluarga Junaedi - Masniati, yang belum punya lagi pendapatan tetap namun tetap bersemangat, terutama untuk kelanjutan pendidikan anak - anaknya. (Humas Diskominfo SP)










.jpeg)