Breaking News
- PT Taspen dan Pemkab Selayar Tingkatkan Literasi Ketaspenan bagi ASN
- Sekda Andi Abdurrahman Tutup International Program, Ajak Peserta dari 27 Negara Promosikan Pesona Selayar ke Dunia
- Promosikan Potensi Daerah, Sekda Ajak Kepala PT TASPEN Makassar Kunjungi Kebun Jeruk Selayar
- Kepala PT TASPEN Makassar Fanny Yudha Kunjungi Selayar, Pemkab Jajaki Kerja Sama Permudah Layanan ASN dan Pensiunan
- Wabup Selayar Sambut Program Kampung REDAM, Perkuat Budaya Damai dan Penegakan HAM
- Baru Dilantik, Kadis Kesehatan Selayar Tancap Gas, Tantang Puskesmas Tingkatkan Capaian Program 2026
- Polres Selayar Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Apresiasi Dedikasi Polri
- Wabup Lepas 504 Kontingen PGRI Selayar ke Porseni Tingkat Sulsel, Berharap Selayar Jadi Tuan Rumah Berikutnya
- Bhayangkara FC Juara Kapolres Cup II 2026 Usai Taklukkan Gelora Utama FC Lewat Drama Adu Penalti, Wabup Muhtar Ucapkan Selamat
- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
Arti Lambang
PENJELASAN LAMBANG DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
(ARTI LAMBANG DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR BERDASARKAN PERDA NO. 19/68/DPRD/Kep/Selayar.)
Lambang Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar terbagi atas enam bagian yaitu :
- Sebuah lingkaran berbentuk jeruk warna kuning
- Bintang lima terletak ditengah-tengah sebelah atas dalam lingkaran berwarna kuning emas
- Diantara rangkaian bunga kapas berwarna hijau putih dan daun kelapa berwarna hijau terdapat pulau Selayar, warna coklat dengan garis-garis hitam semisal urat kayu
- Dibagian bawah Pulau Selayar, diatas gelombang melintang tiga, terdapat huruf Lontara Tanah Doang, berwarna hitam
- Dalam kurung segi empat, terdapat Pulau Jampea
- Dipita warna merah membelit, tertulis dengan huruf Latin SELAYAR
Penjelasan arti masing-masing unsur sebagai berikut :
- Lingkaran berbentuk sebuah jeruk, melambangkan produksi Selayar yang terkenal dengan "LEMOCINANYA"
- Bintang Lima, adalah perlambang Ketuhanan Yang Maha Esa di daerah Selayar yang menjiwai seluruh hidup dan kehidupan penduduknya.
- Rangkaian Bunga Kapas dan Daun Kelapa, adalah perlambang kemakmuran yang mengajak penduduknya untuk menggalinya dan Pulau Selayar dengan garis-garis semisal kayu, melambangkan produksi kayu dari daerah ini. Kembang kapas berjumlah 8, melambangkan bulan Agustus, Daun Kelapa berjumlah 17, melambangkan tanggal 17 . Gerigi Bunga Kapas serta Kelopak menunjukkan angka-angka sejarah 17 Agustus 1945, yang menyatakan patriotisme putera-putera Selayar dalam merebut kemerdekaan.
- Gelombang Melintang Tiga (Bombang Tallu), melambangkan keberanian pelaut-pelaut Selayar mengarungi lautan dan semangat kerja yang menyala-nyala. Dengan huruf Lontara "TANAH DOANG" adalah julukan untuk daerah ini dengan kebudayaannya yang hidup.
- Dalam segi empat " Jampea" adalah pulau-pulau Selayar yang memegang peranan penting dalam perekonomian Selayar.
- Kata "Selayar" di atas pita membelit, mengenangkan kita akan hak sejarah Lontara Bilang, sejak dahulu kala hingga kini, suatu pertanda adanya masyarakat yang berbudaya tinggi di daerah ini.









