- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
- Raker Komisi II DPR RI Soroti Remunerasi Kepala Daerah dan DBH, Bupati Selayar: Daerah Kepulauan Butuh Keadilan Fiskal
- Kapolda Sulsel Resmikan Pos Polairud Pulau Jinato, Perkuat Pengamanan Kawasan Takabonerate
- Dua Pejabat Administrator Disdukcapil Selayar Dilantik, Wabup Muhtar Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab
- Bupati Selayar Bentuk Satgas Keselamatan Masyarakat, Evaluasi Total Sistem Keamanan Pelayaran Pasca Musibah KM Nurul Salsa
- Selayar Jalani Assessment Penghargaan Nasional TPAKD, Bupati Paparkan Program GEMERLAP
Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., secara resmi membuka kegiatan Gathering Badan Usaha dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka Pendanaan Peduli Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang digelar di Gerobak Lomie, Kecamatan Benteng, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung keberlangsungan program JKN.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Ayyub. Turut hadir secara daring Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Diah Eka Rini, bersama sejumlah perwakilan OPD dan badan usaha.

Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program strategis nasional yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, badan usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.
“Program JKN adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin kesehatan masyarakat. Untuk itu, diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh pihak agar program ini dapat terus berjalan optimal,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sendiri telah berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN sebesar 100 persen atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2026. Meski demikian, masih terdapat sejumlah peserta yang berstatus nonaktif akibat tunggakan iuran.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati mengajak seluruh badan usaha untuk turut berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat yang tidak aktif.
“Ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga investasi kemanusiaan yang berdampak langsung pada peningkatan kesehatan dan produktivitas masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha dalam mewujudkan sistem jaminan kesehatan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung keberhasilan Program JKN di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Diah Eka Rini, yang memaparkan strategi penguatan kepesertaan dan keberlanjutan pendanaan JKN. (**)










.jpeg)