- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
- Bupati Natsir Ali Hadiri Rakor KPK–ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir
- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
Bupati Selayar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Nur Ali

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nur Ali Selayar, di Desa Laiyolo Kecamatan Bontosikuyu, Ahad (21/8)
Prosesi peletakan batu sebagai tanda dimulainya pembangunan Ponpes yang diinisiasi oleh H. Ali Gandong ini juga diikuti oleh Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah serta Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Menjadi satu kegembiraan bagi kita semua bisa hadir di tempat ini yang insya Allah akan menjadi berkah untuk kita semua dan berkah untuk daerah kita atas pembangunan pesantren inj, insya Allah," Ucap Bupati
Baca Lainnya :
- Tiba dilokasi bencana, Kemensos RI gerak cepat salurkan bantuan0
- Dukom Orari Lokal Selayar Siap Sukseskan Selayar Fishing Competitions 20180
- Bupati Kep. Selayar Hadiri Kunker Menparekraf RI di Makassar0
- Bupati Selayar Harap Bantuan PKH dapat Memutus Mata Rantai Kemiskinan0
- 155 Orang Ikut Ujian Seleksi PPPK di Selayar0
Dikatakan, Pondok pesanteren (Ponpes) menjadi salah satu tempat untuk mempersiapkan generasi muda yang beretika dan berilmu.
"seorang yang terdidik haruslah beretika sebelum berilmu. Sebab tidak akan ada gunanya seseorang menjadi pintar kalau tanpa etika dan akhlak." Ungkap Basli Ali mengutip pendapat para ahli
Diharapkan dengan pendidikan dan kehidupan pesanteren para generasi muda selayar berdaya guna, matang secara keilmuan dan bermental kuat mampu melawan tantangan zaman.
Selanjutnya kata Bupati MBA, pesantren akan menjadi benteng pertahanan satu negara atau daerah. Satu negara atau daerah akan dijauhkan dari berbagai musibah, bahkan satu negara atau satu daerah akan diberkati, ketika masih ada yang mempelajari ilmu-ilmu agama, mengamalkan dan mengajarkannya.
Bupati berharap, bahwa masyarakat kita mendukung pembangunan pesantren ini, tidak saja oleh kita yang hadir di sini, tapi terutama masyarakat yang berada di sekitar lokasi pesantren ini, dan masyarakat Bontosikuyu secara umum.
"Semoga keberadaan pesantren ini membawa berkah sekaligus anugerah untuk daerah kita, untuk masyarakat kita, terutama untuk masyarakat Bontosikuyu." Tutup Bupati (Kominfo-IC)










.jpeg)