- UPP Kelas III Selayar Gelar Rakor Persiapan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026
- Desa Garaupa Siap Panen 120 Ton Jagung Berpotensi Hasilkan Rp480 Juta, Bukti Dukungan Program GEMETAR
- Polres Selayar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Media, Perkuat Sinergi Sukseskan Ops Ketupat 2026
- Panen Jagung Pasilambena Capai 155 Ton, Perkuat Program GEMETAR Pemkab Selayar
- Pemenang Festival Ramadan 1447 H Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Diumumkan pada Peringatan Nuzulul Qur'an
- Nuzulul Qur an di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Al-Qur an dalam Pembangunan Daerah
- Bupati Selayar Buka Penerimaan Zakat Mal 2026, Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 45 Mahasiswa
- Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang dan Disambut Bupati Selayar
- Nuzulul Qur an di Masjid Babul Khaer, Bupati Natsir Ali Serukan Al-Qur an Jadi Sahabat di Era Digital
- Buka Puasa Bersama di Rujab, Bupati Natsir Ali Tegaskan Rumah Jabatan Milik Seluruh Masyarakat
Tiba dilokasi bencana, Kemensos RI gerak cepat salurkan bantuan

KEPULAUAN SELAYAR - Bufferstock Logistik bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk para korban bencana alam akibat gempa bumi 7.4 Magnetudo tiba di lokasi bencana Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (19/12/2021)
Bantuan logistik tersebut diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar pada Sabtu (18/12) malam, menggunakan KM. Bunga Batari.
Berkisar 16 Jam pelayaran, tiba di Pulau Kalaotoa Pasilambena, logistik bantuan kemensos RI langsung disalurkan kepada warga pengungsi dan sebagian diserah terimakan kepada Pemerintah Kecamatan Pasilambena.
"Tiba dilokasi bencana, sesuai arahan Ibu Menteri, dibantu unsur lainnya, kami langsung bergerak cepat menyasar dan membagikan paket sembako dilokasi pengungsian dan mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak, dan sebagian bantuan lainya kami standbaykan di kantor camat, sambil melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat" jelas Alfian.
Selaku pihak yang mewakili Direktorat PSKBA Kementerian Sosial, Alfian yang turun langsung ke lokasi bencana mengatakan bahwa bantuan ini diberikan adalah bentuk tanggung jawab dan sebagai wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat Pasilambena yang terdampak bencana.
Ditambahkan, Pendistribusian maupun Penyaluran bantuan ini melibatkan unsur kedinasan Dinsos provinsi Sulawesi Selatan, Dinsos Kabupaten Kepulauan Selayar, Tagana, Peksos dan dibantu relawan serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat, imbuhnya Alfian
Dikatakan bahwa setelah melakukan pendistribusian logistik di kecamatan Pasilambena, pihak Kemensos kembali akan bergeser menuju wilayah terdampak lainnya yakni Kecamatan Pasimarannu, lanjutnya.
Alfian kemudian berharap, bantuan bencana kemensos RI ini tetap sasaran, bermanfaat dan sesuai kebutuhan warga terdampak di lokasi pengungsian.
Adapun Bufferstock Logistik Bantuan Kemensos RI ini antara lain terdiri dari ; beras, makanan siap saji, sembako, tenda, kasur, selimut, perlengkapan bayi, peralatan dapur, perlengkapan mandi, genset, kabel roll, paket penjernih air dan lainnya, papar Alfian.
Camat Pasilambena Patta Bau, S.Sos, atas nama masyarakat menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada unsur Kemensos dan semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Pasilambena.
"Alhamdulillah, terima kasih atas langkah cepat dan perhatian Kemensos, khususnya Ibu Menteri, Dinsos Prov Sulsel, Dinsos Kabupaten serta semua pihak didalamnya, dengan adanya bantuan logistik, tentu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pasilambena yang menjadi korban bencana gempa di lokasi pengungsian" ucapnya
Patta Bau kemudian mengungkapkan hingga hari kelima pasca gempa 7.4 Magnetudo melanda wilayah Pasilambena, warga masih tetap bertahan di titik lokasi pengungsian, mereka masih takut dan trauma kembali pulang ke rumahnya, apalagi getaran gempa ringan masih sering dirasakan.
Diketahui, Gempa 7.4 Mag di Larantuka NTT yang berdampak hingga di Kabupaten Kepulauan Selayar, dampak terburuk berada di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu, puluhan ribu warga mengungsi, ratusan rumah rusak dan roboh serta sejumlah fasilitas dan sarana infrastruktur hancur. (Kominfo-IC)










.jpeg)