- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
- Pj Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Pameran MTQ Sulsel, UMKM Lokal Banyak Diminati Warga
- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar

KEPULAUAN SELAYAR- Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khidmat di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa malam (10/2/2026)
Perhelatan akbar keagamaan ini mengusung tema besar: “Melalui MTQ XXXIV, Gemerlapkan dan Gemetarkan Identitas Keislaman dan Kearifan Lokal melalui Semangat Al-Qur’an.”
Sebanyak 191 kafilah dari 11 kecamatan ambil bagian dalam ajang yang akan berlangsung selama empat hari, 10–14 Februari 2026. Arena lomba dipusatkan di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin, Aula Kantor Kementerian Agama, Aula KUA Benteng, dan Aula Kantor Kecamatan Benteng.
Baca Lainnya :
- Sekda Kepulauan Selayar Buka Orientasi RPJMD 2021-20250
- Ini 13 Poin Imbauan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Selayar0
- Tim Kemenpar RI Eksplore Pariwisata Kepulauan Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar dan Forkopimda Ikuti Peringatan Hari Jadi ke-351 Sulsel Secara Virtual0
- Hardiknas 2025, Pemkab Selayar Gelar Upacara dan Berikan Santunan0
Laporan panitia yang disampaikan Kabag Kesra menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum strategis membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat Selayar.
Seremoni pembukaan diawali dengan pelantikan Dewan Hakim oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Selayar, setelah sebelumnya dibacakan SK Bupati tentang penetapan Dewan Hakim. Prosesi ini menjadi penanda dimulainya kompetisi yang menjunjung tinggi nilai objektivitas, integritas, dan niat ibadah.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah dengan penuh harap.
“Selamat datang sebagai kafilah pada kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. Kehadiran saudara bukan hanya untuk memeriahkan, tetapi untuk menumbuhkan kecintaan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.”
Wabup menekankan bahwa MTQ harus menjadi ruang pembelajaran, penguatan wawasan, serta sarana memperdalam nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan.
Kepada Dewan Hakim, Wabup berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, semangat tinggi, dan dilandasi niat ibadah. Sementara kepada para qori dan qoriah, ia mengingatkan bahwa prestasi bukanlah tujuan akhir.
“Yang terpenting adalah bagaimana MTQ ini mampu memotivasi umat untuk semakin gemar membaca, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Wabup
Ia juga menyampaikan doa dan dukungan pemerintah daerah agar para peserta terus berlatih, mengukir prestasi, dan mempersiapkan diri mengharumkan nama Selayar di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, nasional, hingga internasional.
Momen pembukaan semakin semarak dengan prosesi serah terima piala bergilir dari Camat Bontoharu, kecamatan peraih juara umum pada MTQ sebelumnya kepada Wakil Bupati, yang selanjutnya menyerahkannya kepada panitia pelaksana sebagai simbol bahwa piala tersebut kembali diperebutkan pada MTQ tahun ini.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta organisasi kemasyarakatan, menandakan dukungan penuh seluruh elemen terhadap syiar Al-Qur’an di Bumi Tanadoang.
MTQ XXXIV bukan hanya tentang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi tentang menghidupkan nilai Qur’ani, memperkuat identitas keislaman, dan merawat kearifan lokal yang menjadi ruh masyarakat Kepulauan Selayar.(HUMAS-IC)
_










.jpeg)