- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah

KEPULAUAN SELAYAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Tri Yanti Rahmawati Natsir menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis keluarga saat memberikan pembekalan kepada kader PKK pengelola Rumah Pilah Sampah di Bank Sampah Tanadoang, Kamis (22/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti kader PKK dari Kecamatan Buki, Bontomanai dan Bontosikuyu sebagai bagian dari program unggulan Gerakan PKK Peduli Lingkungan Kita (PELITA).
Baca Lainnya :
- Tim TITAC Selayar Jajal One Day Trail Adventure Pinrang 20170
- Pemda Selayar Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila0
- Kapolsek Bontomanai Buka Lomba Olahraga dan Seni Meriahkan HUT RI ke-740
- DWP Selayar Suguhkan Motivasi Series ke Pengurus0
- Sekda Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Eselon II, Ini Daftar Nama dan Jabatannya 0
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar menegaskan bahwa pemilahan dan pengolahan sampah harus dimulai dari rumah tangga agar tumbuh kesadaran masyarakat yang pada akhirnya menjadi kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, sampah yang dikelola dengan baik tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memiliki nilai ekonomis dan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengolahan berskala kecil atau home industri.
Selain memberikan pembekalan, Yanti Natsir juga meninjau langsung proses pengolahan sampah di Bank Sampah Tanadoang. Ia berharap pengelolaan sampah tetap berjalan meski fasilitas dan peralatan masih terbatas.
“Pemanfaatan teknologi sederhana dengan biaya terjangkau bisa menjadi solusi agar pengelolaan sampah tetap berjalan secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga berharap para kader PKK dapat menjadi penggerak di wilayah masing-masing, khususnya di tingkat dasawisma, dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Rumah Pilah Sampah, lanjutnya, tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)