- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Pimpin Rakor, Wabup Tegaskan agar TPPS Komitmen Mengakselerasi Percepatan Penurunan Stunting

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif mengimbau agar segenap anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepulauan Selayar supaya dapat meningkatkan komitmen dan koordinasi dalam upaya mengkselerasi penurunan stunting serta mewujudkan singkronisasi program dan kegiatan percepatan stunting di masing-masing OPD, juga ditingkat pemerintah desa maupun pemangku kepentingan.
Hal ini ditegaskan oleh Saiful Arif lantaran Kabupaten Kepulauan Selayar masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama. Dimana berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilaksanakan oleh Kemnterian Kesehatan pada Tahun 2022, prevalensi masih sebesar 31,1 persen. Sehingga untuk mencapai 14 persen di tahun 2024 percepatan penurunan stunting harus melaju dengan akselerasi penurunan sebesar 9,65 persen setiap tahunnya.
Demikian dikemukakan Saiful Arif saat membuka Rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting dirangkaikan dengan rembuk stunting Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar di rayhan Square, Selasa (21/3/2023).
Baca Lainnya :
- Musrifah Basli : PKK Mustahil Berhasil Menjalankan Programnya Tanpa Dukungan Pemerintah Desa0
- Hari Pertama Kerja Setelah Cuti Bersama Idul Fitri, Wabup Minta ASN Fokus Melayani Masyarakat0
- Meriahkan One Day Trail Adventure 2017, Para Rider Mulai Berdatangan di Selayar0
- Deputi Bidang Lalitbang BKKBN RI Kunker ke Selayar0
- Buka Tasyakuran Dirosa, Ini Harapan Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar0
Saiful Arif mengatakan percepatan penurunan stunting ini membutuhkan strategi khusus terhadap sasaran prioritas serta memperkuat intervensi konvergensi penurunan stunting terintegrasi penajaman intervensi spesifik dan sensitive.
“Pastikan pelaksanaan mini lokakarya stunting di tingkat Kecamatan, serta melaksanakan audit status stunting. Pencegahan kasus stunting baru perlu diantisipasi dengan mengintervensi keluarga-keluarga beresiko stunting dengan pendampingan berkelanjutan oleh tim pendamping keluarga dimasing-masing desa dan kelurahan,” pinta Wabup Saiful Arif.
Menurutnya, hal tersebut menjadi strategis jika dihubungkan dengan arahan presiden dalam membangun keluarga terutama untuk menyiapkan genarasi sehat, unggul, cerdas dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Saiful Arif menambahkan, penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dan kolaborasi sesuai dengan peran fungsinya masing-masing, tidak hanya dari pemerintah pusat dan provinsi tetapi sampai ke daerah melalui konvergensi dan intervensi yang dilakukan baik intervensi spesifik maupun intervensi sensitif. Hal kata dia sesuaidenganyang diamanatkan Perpres 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Perpres itu katanya memberikan dasar hukum untuk melakukan penguatan kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta evaluasi dan pemantauan.
Sebagai bentuk komitmen bersama kesepakatan rembuk, Wabup melakukan penandatanganan berita acara rembuk stunting bersama segenap stakeholder terkait. (Humas Diskominfo SP/Im)










.jpeg)