- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah

MAKASSAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026).
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama terkait pengelolaan sampah serta penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Lainnya :
- Rapat Koordinasi, Bupati Selayar, Penerapan PPKM upaya melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat.0
- Wabup Selayar Hadiri RUPS LB PT. Bank Sulselbar, Ini Agendanya2
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakor Terpadu Pemilu 20190
- Vicon, Pemkab Selayar Ikut Rakor Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi0
- Rakor Antar OPD Bahas Pembentukan Tim Satgas Percepatan Pelaksanaan Berusaha0
"Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong optimalisasi pengelolaan sampah dari sumber melalui perubahan perilaku masyarakat yang didukung regulasi serta perencanaan daerah yang kuat," kata Wabup Muhtar.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menyatakan komitmen bersama untuk melaksanakan pengurangan dan penanganan sampah secara terstruktur, sistematis, dan masif. Komitmen itu di antaranya meliputi penyusunan dan pengesahan rencana induk pengelolaan sampah sebagai dasar percepatan menuju target 100 persen sampah terkelola pada tahun 2029.
Selain itu, pengelolaan sampah akan dilaksanakan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengurangan sampah di hulu, pengolahan di tengah, serta pengelolaan di hilir.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah melalui kegiatan KIE yang terstruktur, sistematis, dan masif. Tak hanya itu, sektor usaha seperti hotel, restoran, dan kafe turut didorong untuk memiliki fasilitas pengolahan sampah mandiri atau bekerja sama dengan pihak lain.
Upaya pengawasan juga akan diperketat, khususnya terhadap keberadaan tempat pembuangan sampah liar, praktik pembakaran sampah terbuka, serta penerapan sanksi bagi pelanggar.
Sebagai bagian dari langkah kolaboratif, pemerintah daerah akan bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
Kehadiran Wakil Bupati Kepulauan Selayar dalam rakor ini menegaskan komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)