- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Integrasi NIB dan NOP untuk Sinkronisasi Data Pertanahan
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
Wabup Muhtar Sidak ke SD Bontobangun, Tegaskan Pengawasan Ketat MBG dan SPPG

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., melakukan kunjungan mendadak ke salah satu Sekolah Dasar di Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Rabu (5/11). Kehadiran Wabup membuat para guru dan siswa terkejut. Mereka yang sedang beraktivitas langsung berlarian menyambut dengan penuh kegembiraan.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan baik sekaligus mengecek pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
“Kami ingin memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi dan layak konsumsi, karena ini menyangkut kesehatan dan masa depan mereka,” ujar Wabup.
Baca Lainnya :
- Tim Terpadu Turun Penertiban Pengecer BBM, Ini Tindakan yang Dilakukan0
- Rakor Sejumlah Pimpinan OPD Bahas Solusi Anjloknya Harga Kopra di Selayar0
- Basli Ali Kecam Penusukan Jenderal Wiranto, Pelaku Diminta Diusut Tuntas0
- Sekda Selayar Mengikuti Rakor dengan Kemendagri Melalui Vicon, Ini Agendanya0
- Asisten Administrasi Setda Pimpin Rapat Final Check Event One Day Trail Adventure 20180
Muhtar juga memberikan perhatian besar kepada para pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang bertugas menyiapkan makanan siswa setiap hari.
“Saya minta pengelola SPPG lebih teliti dalam menyiapkan makanan. Jangan sampai ada makanan tidak layak konsumsi seperti tahu atau tempe yang sudah berjamur,” tegasnya.
Wabup menambahkan bahwa beberapa hari terakhir ia menerima laporan mengenai adanya makanan yang tidak sesuai standar namun sempat disalurkan kepada siswa.
“Saya sudah terima laporan, ada tahu dan tempe berjamur yang sampai kepada anak-anak. Ini tidak boleh terulang!” ujar Wabup dengan nada tegas.
Ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis, termasuk peran para guru di sekolah.
“Jangan takut melaporkan jika ada makanan yang tidak layak dikonsumsi. Itu bagian dari pengawasan kita bersama demi keselamatan anak-anak,” pesannya.
Wabup berharap seluruh pihak terlibat semakin memperketat kualitas MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan siswa di seluruh wilayah Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)