- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Wabup Muhtar Sidak ke SD Bontobangun, Tegaskan Pengawasan Ketat MBG dan SPPG

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., melakukan kunjungan mendadak ke salah satu Sekolah Dasar di Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Rabu (5/11). Kehadiran Wabup membuat para guru dan siswa terkejut. Mereka yang sedang beraktivitas langsung berlarian menyambut dengan penuh kegembiraan.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan baik sekaligus mengecek pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
“Kami ingin memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi dan layak konsumsi, karena ini menyangkut kesehatan dan masa depan mereka,” ujar Wabup.
Baca Lainnya :
- Kasus Hewan Ternak Berkeliaran Kembali Disidangkan di Pengadilan Negeri Selayar 0
- Baznas Selayar "Terdepan" Dalam Donasi Untuk Palestina0
- Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, KPK Monitoring ke Kab. Kepulauan Selayar0
- Festival Budaya Attoana Tu Riere Digelar di Kampung Penyu Desa Barugaiya 0
- Sekretaris Dewan Hakim Umumkan Peserta Finalis pada Semua Cabang Lomba STQH XXXIII Sulsel0
Muhtar juga memberikan perhatian besar kepada para pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang bertugas menyiapkan makanan siswa setiap hari.
“Saya minta pengelola SPPG lebih teliti dalam menyiapkan makanan. Jangan sampai ada makanan tidak layak konsumsi seperti tahu atau tempe yang sudah berjamur,” tegasnya.
Wabup menambahkan bahwa beberapa hari terakhir ia menerima laporan mengenai adanya makanan yang tidak sesuai standar namun sempat disalurkan kepada siswa.
“Saya sudah terima laporan, ada tahu dan tempe berjamur yang sampai kepada anak-anak. Ini tidak boleh terulang!” ujar Wabup dengan nada tegas.
Ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis, termasuk peran para guru di sekolah.
“Jangan takut melaporkan jika ada makanan yang tidak layak dikonsumsi. Itu bagian dari pengawasan kita bersama demi keselamatan anak-anak,” pesannya.
Wabup berharap seluruh pihak terlibat semakin memperketat kualitas MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan siswa di seluruh wilayah Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)