- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
Trauma Pasca Gempa, Sekitar 80 Persen Warga Pasilambena Masih di Pengungsian

KEPULAUAN SELAYAR - Sekitar 80 persen warga Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan masih berada di pengungsian, pasca gempa bumi bermaknitudo 7,4 Skala Richter (SR) dilaut Flores NTT lima hari lalu.
Warga dikabarkan masih trauma dan takut dengan peristiwa tersebut.
"Secara psikologis warga kami masih takut, karena sampai hari ini masih ada guncangan-guncangan kecil yang masih sangat mempengaruhi psikologis masyarakat, hingga masih banyak yang bertahan di pengungsian," ungkap Camat Pasilambena Patta Bau, S. Sos., M.Si, Minggu (19/12/2021) malam.
Baca Lainnya :
- Asisten Pemerintahan, Kunjungi Pasien Korban Gempa di RSUD Selayar0
- Hari kedua pasca gempa Bupati Basli Ali kembali turun kelokasi pengungsian di Pulau Bonerate Pasimarannu.0
- Diskominfo SP Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kepulauan Selayar0
- Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa, Andi Sudirman Terbang Gunakan Helikopter ke Selayar0
- Langsung dari Lokasi Terdampak Gempa di Pulau Bonerate Selayar, Plt Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pemulihan Pasca Bencana0
Patta Bau mengatakan, pasca gempa, sebelumnya warga sudah ada yang mencoba untuk kembali ke rumah masing-masing, namun karena masih ada guncangan-guncangan kecil sehingga warga memilih untuk kembali lagi naik ke gunung.
Diketahui gempa berpusat pada 129 km Barat Laut Maumere-Sikka-NTT, pada kedalaman 10 km memang sangat berdampak di wilayah Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Akibat gempa tersebut melululantahkan sekitar delapan ratusan rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Bukan hanya menimbulkan korban materi, namun juga menimbulkan korban luka-luka bagi masyarakat sekitar. (Diskominfo-SP/Im)











.jpeg)