- Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang dan Disambut Bupati Selayar
- Nuzulul Qur an di Masjid Babul Khaer, Bupati Natsir Ali Serukan Al-Qur an Jadi Sahabat di Era Digital
- Buka Puasa Bersama di Rujab, Bupati Natsir Ali Tegaskan Rumah Jabatan Milik Seluruh Masyarakat
- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Hari kedua pasca gempa Bupati Basli Ali kembali turun kelokasi pengungsian di Pulau Bonerate Pasimarannu.

KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua pasca gempa, Bupati Muh. Basli Ali didampingi Kapolres, Dandim 1415 Kepulauan Selayar dan Forkopimda lainnya kembali melakukan kunjungan dan meninjau langsung warganya yang masih berada di titik lokasi pengungsian yang tersebar di Kecamatan Pasimarannu, Kamis (16/12)
Sehari sebelumnya Bupati bersama Forkopimda, Kadis Sosial dan Satpol PP, Humas Kominfo, juga mengunjungi warga di 15 titik lokasi pengungsian yang tersebar di Pulau Kalaotoa dan Pulau Madu Kecamatan Pasilambena.
Pada kunjungannya, ditengah warga pada lokasi pengungsian korban gempa Bupati Basli Ali mengedukasi dan memberikan support semangat seraya menyampaikan imbauan untuk kembali kerumah masing-masing namun tetap waspada.
"Insya Allah kondisi sudah aman, peringatan tzunami telah dicabut oleh BMKG, warga diimbau untuk kembali kerumah masing-masing" ucapnya.
Pemerintah Kabupaten dan semua stackholder yang ada pun bergerak cepat, semoga semuanya lekas bangkit, dan tidak meninggalkan rasa trauma pada warga.
"Semoga ini menjadi berkah serta menjadi hikmah tersendiri bagi kita semua," ucap lagi
Bupati Basli Ali juga menjelaskan Pemerintah Kecamatan dan Desa, Koramil-Polsek serta tim gabungan lainnya telah melakukan pendataan kerugian, kerusakan khususnya rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa untuk selanjutnya ditindak lanjuti.
Dari data yang diperoleh, dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 di Pulau Bonerate yang paling parah terjadi di Desa Sambali. Setidaknya, 162 rumah, 1 kantor dan 1 gedung sekolah rusak parah dan sebuah Mesjid juga rusak berat akibat gempa.
Sementara di Pulau Lambego yang bersebelahan dengan Pulau Bonerate dengan jarak hanya 1 mil, Tercatat sekitar 90 rumah warga rusak sedang hingga berat.
Tambahan informasi, bahwa KAL Suruh Pati milik TNI AL yang saat ini berlabuh di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar melakukan bongkar muat bantuan logistik untuk disalurkan pada warga terdampak sore ini. (Kominfo-IC)










.jpeg)