- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
Sentuhan Kepedulian Yanti Rahmawati, Ketua TP PKK Selayar Pantau Rehab Rumah Layak Huni di Benteng

KEPULAUAN SELAYAR– Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Tri Yanti Rahmawati Natsir turun langsung melakukan monitoring rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) di Kecamatan Benteng, Kamis (29/1/2026)

Monitoring dilakukan di Kelurahan Benteng Selatan dan Kelurahan Benteng Utara. Sebanyak Empat rumah warga yang telah melalui proses rehabilitasi menjadi sasaran kunjungan, sebagai bagian dari upaya memastikan hunian yang aman, sehat, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.
Baca Lainnya :
- Jadwal Imsakiyah 1438H / 2017M Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Bupati Lantik Direktur PDAM Selayar Periode 2018-2022 0
- Bupati Kep. Selayar Hadiri pemusnahan Barang Bukti Bahan Peledak Jenis Bom Ikan0
- Diskominfo SP Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kepulauan Selayar0
- Bupati Lepas Peserta Gerak Jalan Santai Hut PGRI ke-720
Dalam kunjungannya, Yanti Rahmawati Natsir hadir didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kepulauan Selayar, Siregar, S.STP, serta lurah setempat dan jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten. Ia meninjau langsung kondisi bangunan, memperhatikan detail hasil rehabilitasi, sekaligus berdialog dengan warga penerima manfaat.
Tak sekadar memantau fisik bangunan, Yanti Rahmawati Natsir tak henti-hentinya memberikan semangat dan penguatan moril kepada para penerima manfaat, mendengarkan keluh kesah warga dengan penuh empati, seraya menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan PKK akan terus berupaya hadir dan memberi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Selayar berjanji akan memfasilitasi pengadaan kursi tamu bagi warga penerima manfaat, agar rumah yang telah direhabilitasi benar-benar dapat digunakan secara layak dan nyaman.
Yanti menegaskan bahwa kehadirannya sebagai bentuk tanggung jawab moral. setiap program pemerintah berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Menurutnya, rumah adalah pondasi dasar dalam membangun kualitas hidup keluarga.
“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tapi ruang tumbuhnya harapan dan masa depan keluarga,” ujarnya
Mustakim, Warga Kelurahan Benteng Selatan salah satu penerima manfaat saat diwawancarai menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran Ketua TP PKK secara langsung dinilai memberi semangat dan rasa dihargai, bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.
Melalui monitoring ini, Yanti Rahmawati Natsir kembali menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan kepedulian, dan memastikan setiap program sosial benar-benar bermakna dan berkeadilan.
Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kepulauan Selayar, Regar, S.STP, selaku pelaksana teknis kegiatan menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pemerintah daerah telah merehabilitasi 20 unit Rumah Layak Huni yang dilaksanakan dengan sistem swakelola. Pemerintah hanya menyiapkan anggaran, sementara pelaksanaannya melibatkan langsung masyarakat, dan seluruh rumah yang direhabilitasi sebelumnya telah melalui proses verifikasi agar program tepat sasaran (HUMAS-IC)










.jpeg)