- Sentuhan Kepedulian Yanti Rahmawati, Ketua TP PKK Selayar Pantau Rehab Rumah Layak Huni di Benteng
- Pj Sekda Selayar Dampingi Aroeppala PSSK Selayar FC di Liga 4 Sulsel
- Ke Kominfo RI, Usai dari PU Bupati Natsir Ali Perjuangkan Akses Internet Bagi Warganya
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
- Bupati Selayar Natsir Ali Temui Menteri PU, Perjuangkan Jalan, Irigasi, hingga Pengamanan Pantai
- Wabup Muhtar Buka Musrenbang RKPD 2027 Sekaligus Sosialisasikan Program GEMERLAP dan GEMETAR di Bontoharu
- Isra Mi raj 1447 H Pemkab Selayar, Tekankan Shalat Berjamaah Jadi Inspirasi Kepemimpinan
- TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan Patilereng yang Sempat Hilang
- Isak Haru Warnai Pelepasan Kajari Selayar Dr. Asri Irwan ke Tugas Baru, Wabup Sebut Ia Sosok Tegas dan Humanis
- Wabup Muhtar Resmi Tutup Turnamen Kajari Cup I 2026, Dispora FC Tampil Sebagai Juara
Sentuhan Kepedulian Yanti Rahmawati, Ketua TP PKK Selayar Pantau Rehab Rumah Layak Huni di Benteng

KEPULAUAN SELAYAR– Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Tri Yanti Rahmawati Natsir turun langsung melakukan monitoring rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) di Kecamatan Benteng, Kamis (29/1/2026)

Monitoring dilakukan di Kelurahan Benteng Selatan dan Kelurahan Benteng Utara. Sebanyak Empat rumah warga yang telah melalui proses rehabilitasi menjadi sasaran kunjungan, sebagai bagian dari upaya memastikan hunian yang aman, sehat, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.
Baca Lainnya :
- Remaja Kabur Saat Tim Trantibum Patroli, Ditemukan Bungkusan Lem di Sekitar Kantor Disdukcapil Selayar0
- Hari Kedua Porprov Cabor Dayung Selayar Raih 4 Emas 1 Perak 2 Perunggu0
- Usai Mengabdi di Kepulauan Selayar, 60 Mahasiswa UGM Kembali Kekampus0
- Pemkab Selayar Jajaki Kerja Sama Dengan FK UGM untuk Pemenuhan Dokter Spesialis RS Pratama Jampea0
- HOAKS, Pengobatan Ida Dayak di Benteng Kepulauan Selayar0
Dalam kunjungannya, Yanti Rahmawati Natsir hadir didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kepulauan Selayar, Siregar, S.STP, serta lurah setempat dan jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten. Ia meninjau langsung kondisi bangunan, memperhatikan detail hasil rehabilitasi, sekaligus berdialog dengan warga penerima manfaat.
Tak sekadar memantau fisik bangunan, Yanti Rahmawati Natsir tak henti-hentinya memberikan semangat dan penguatan moril kepada para penerima manfaat, mendengarkan keluh kesah warga dengan penuh empati, seraya menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan PKK akan terus berupaya hadir dan memberi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Selayar berjanji akan memfasilitasi pengadaan kursi tamu bagi warga penerima manfaat, agar rumah yang telah direhabilitasi benar-benar dapat digunakan secara layak dan nyaman.
Yanti menegaskan bahwa kehadirannya sebagai bentuk tanggung jawab moral. setiap program pemerintah berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Menurutnya, rumah adalah pondasi dasar dalam membangun kualitas hidup keluarga.
“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tapi ruang tumbuhnya harapan dan masa depan keluarga,” ujarnya
Mustakim, Warga Kelurahan Benteng Selatan salah satu penerima manfaat saat diwawancarai menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran Ketua TP PKK secara langsung dinilai memberi semangat dan rasa dihargai, bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.
Melalui monitoring ini, Yanti Rahmawati Natsir kembali menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan kepedulian, dan memastikan setiap program sosial benar-benar bermakna dan berkeadilan.
Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kepulauan Selayar, Regar, S.STP, selaku pelaksana teknis kegiatan menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pemerintah daerah telah merehabilitasi 20 unit Rumah Layak Huni yang dilaksanakan dengan sistem swakelola. Pemerintah hanya menyiapkan anggaran, sementara pelaksanaannya melibatkan langsung masyarakat, dan seluruh rumah yang direhabilitasi sebelumnya telah melalui proses verifikasi agar program tepat sasaran (HUMAS-IC)










.jpeg)