- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
Ke Kominfo RI, Usai dari PU Bupati Natsir Ali Perjuangkan Akses Internet Bagi Warganya

JAKARTA – Setelah intens memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis di Kementerian Pekerjaan Umum, Bupati Kepulauan Selayar, H. Natsir Ali, kembali melanjutkan agenda koordinasi dengan Pemerintah Pusat.
Kali ini, Bupati Natsir Ali menyambangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, sebelumnya Kominfo, pada Rabu (28/1/2026) di Jakarta, guna mempercepat pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet di wilayah kepulauan.

Baca Lainnya :
- Jumpa Pers, Wabup Selayar Sikapi UU Pelimpahan Kewenangan Pengelolaan Laut0
- PPID Pemkab Selayar Raih Penghargaan dari KIP Sulsel0
- FTB dan Dive Camp 2024 Ditutup, ini Harapan Pj. Gubernur Sulsel0
- Ketua DWP Selayar Ikuti Webinar Kanker Prostat0
- Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah0
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam menjawab tantangan konektivitas digital, khususnya di wilayah pulau-pulau dan desa terpencil yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses internet.
Dalam pertemuan itu, Bupati Natsir Ali secara khusus mengusulkan penyediaan akses internet dan penguatan infrastruktur telekomunikasi di wilayah yang masih blank spot. Usulan ini sejalan dengan program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo yang berfokus pada pemerataan layanan digital di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Sebagai daerah kepulauan, Selayar menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami berharap penyediaan akses internet dapat diprioritaskan untuk pelayanan publik, sekolah, dan fasilitas dasar lainnya, terutama di desa-desa kepulauan, agar masyarakat tidak tertinggal dalam arus transformasi digital,” tegas Bupati Natsir Ali.
Ia menekankan bahwa infrastruktur telekomunikasi bukan sekadar soal jaringan, melainkan fondasi utama peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta akselerasi pembangunan ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, konektivitas digital yang merata akan membuka peluang baru bagi UMKM, BUMDes, dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong lahirnya ekosistem ekonomi digital di wilayah kepulauan.
Lebih lanjut, Bupati Natsir Ali menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendukung dan mengawal program Komdigi dan BAKTI, mulai dari pengusulan kebutuhan BTS dan akses internet melalui aplikasi PASTI, proses verifikasi dan validasi data lokasi, hingga pengawasan pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“Kami berharap melalui koordinasi ini, kebutuhan konektivitas digital di Kepulauan Selayar dapat direspons dan jadi perioritas, sehingga manfaat Program BAKTI dari Komdigi dalam penyedian layanan akses internet juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat selayar, khususnya di wilayah kepulauan,” pungkasnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Bupati Kepulauan Selayar, H. Natsir Ali, yang terus bergerak dari kementerian ke kementerian demi memperjuangkan kebutuhan dasar warganya., termasuk konektivitas digital agar benar-benar dirasakan masyarakat hingga di pulau-pulau terluar. (HUMAS-IC)










.jpeg)