- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
- Terima Mahasiswa KKN ITSBM, Sekda Selayar: Beri Manfaat dan Gali Potensi Desa
- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM

KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Bank Sulselbar menggelar Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bentuk dukungan terhadap Program Gemerlap (Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa), di Aula Kantor Camat Benteng, Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhtar, M.M., Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelaynan Terpadu Satu Pintu, Hj Andi Ros Irma, mewakil Kepala Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi Setda, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar beserta jajaran, serta diikuti kelompok tani dan masyarakat Kecamatan Benteng.
Mewakili Camat Benteng, Sekretaris Camat Rismawan Ibrahim menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi ini. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani kelapa.
Baca Lainnya :
- Pemilu 2019 Dinilai Aman dan Lancar, Bupati Kepulauan Selayar Apresiasi Semua Elemen Terkait 0
- Bupati Selayar Tegaskan Transformasi Energi: Selayar Harus Beralih dari PLTD Ke Energi Baru dan Terbarukan0
- HKG PKK ke-46, Basli Ali Kukuhkan Bunda Paud Kabupaten Kepulauan Selayar 0
- Pemkab Selayar Mantapkan Langkah Digitalisasi Lewat Sosialisasi Penyusunan Rencana dan Anggaran SPBE0
- Kepala Kanwil Perbendaharaan Pemprov Sulsel ke Selayar, Ini Tujuannya0
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti sosialisasi secara baik agar memperoleh informasi yang lengkap mengenai fasilitas pembiayaan melalui KUR.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Muhtar, M.M. menjelaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi Program Gemerlap. Salah satu kendala yang ditemukan di lapangan adalah masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh modal usaha.
"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menjalin kerja sama dengan Bank Sulselbar agar masyarakat lebih mudah mengakses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat," ujar Wabup Muhtar.
Ia menegaskan, KUR diharapkan mampu membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif, terutama di sektor pertanian, khususnya komoditas kelapa dan jagung beserta usaha pengolahannya. Meski demikian, fasilitas KUR juga terbuka bagi sektor usaha produktif lainnya.
"Kita tidak ingin ada masyarakat yang memiliki usaha produktif tetapi mengalami kesulitan dalam mengakses pembiayaan," tegasnya.
Wabup Muhtar menambahkan, sosialisasi KUR ini tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Benteng, tetapi akan digelar secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh informasi dan akses pembiayaan. Sesuai jadwal, kegiatan berikutnya akan dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) di Kecamatan Bontosikuyu.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar, Muh. Nasrum, menyampaikan komitmen Bank Sulselbar untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat.
Menurutnya, KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat permodalan pelaku usaha sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya.
Selanjutnya papaaran materi sosialisasi KUR oleh Ahmad Firdaus Kepala Seksi Bisnis PT Bank Sulselbar Cabang Selayar. Dalam paparannya dijelaskan berbagai sektor usaha yang dapat memperoleh pembiayaan KUR, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, industri pengolahan, hingga berbagai usaha produktif lainnya yang memenuhi persyaratan.
Lanjut ia menjelaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan fasilitas pembiayaan dengan bunga ringan yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha produktif, termasuk sektor pertanian yang menjadi fokus Program Gemerlap.
Ahmad Firdaus memaparkan berbagai persyaratan pengajuan KUR, baik bagi perorangan maupun badan usaha. Untuk badan usaha, dokumen yang harus disiapkan meliputi KTP pengurus, akta pendirian, AD/ART perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen perizinan lainnya, NPWP untuk plafon pembiayaan di atas Rp50 juta, agunan tambahan apabila diperlukan, serta dokumen pendukung lainnya.
Ia juga memberikan simulasi pembiayaan KUR Super Mikro khusus sektor pertanian. Dalam contoh yang dipaparkan, plafon pinjaman sebesar Rp10 juta dikenakan bunga hanya 3 persen per tahun dengan tenor empat bulan. Biaya provisi dibebaskan, sementara biaya administrasi hanya sebesar 0,5 persen dari plafon pinjaman.
Melalui skema tersebut, debitur hanya membayar bunga sebesar Rp25 ribu setiap bulan selama tiga bulan pertama, sedangkan pada bulan keempat dilakukan pelunasan pokok sebesar Rp10 juta ditambah bunga Rp25 ribu, sehingga total pembayaran menjadi Rp10.100.000.
Menurut Ahmad Firdaus, skema pembiayaan ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses modal bagi petani dan pelaku usaha produktif sehingga dapat meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, dan mendukung keberhasilan Program Gemerlap di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak petani dan pelaku usaha di Kabupaten Kepulauan Selayar yang dapat memanfaatkan fasilitas KUR sebagai sumber pembiayaan untuk mendukung pengembangan usaha sekaligus menyukseskan Program Gemerlap. (HUMAS-IC)











.jpeg)