- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi

JAKARTA – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, terus memperjuangkan pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pembahasan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (29/6/2026), di Gedung Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, serta dihadiri jajaran perencana PLN Pusat, General Manager PLN UID Sulselrabar, dan rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Terkonfirmasi, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kepulauan Selayar, Mursalim, S. Sos yang mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut menjelaskan, audiensi merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terkait pembangunan konektivitas kelistrikan melalui kabel bawah laut serta percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).
Baca Lainnya :
- Open Ceremony FTB dan Dive 2024, Bupati Selayar Harapkan Dukungan KSOP Utama Makassar dan PT. Pelni0
- Sekda Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting 20200
- Sepulang Dari Retret, Bupati Natsir Ali Buka Puasa Bersama Gubernur Sulsel 0
- Satu Hari Tanggalkan PDH, Ada Apa Dengan Satpol PP-Damkar Selayar?0
- Asniar Marjani Hadiri Seminar Nasional 2019 Dharma Wanita Persatuan Pusat0
Menurutnya, dalam pemaparannya Bupati Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa kebutuhan listrik merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebagai daerah kepulauan, keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga investasi.
"Selain memperjuangkan kebutuhan listrik masyarakat kepulauan, Bapak Bupati juga memaparkan besarnya potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar. Potensi tersebut mencapai sekitar 550 Megawatt (MW) dari tenaga bayu dan sekitar 75 MW dari tenaga surya, sehingga total potensi yang dimiliki mencapai 625 MW," ujar Kabag Ekonomi.
Ia mengatakan, Bupati berharap potensi energi terbarukan tersebut dapat segera dimanfaatkan melalui dukungan perencanaan dan penganggaran dari pemerintah pusat. Apabila dikembangkan menjadi energi listrik, Selayar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan listrik daerah sendiri, tetapi juga berpotensi menyuplai kebutuhan listrik Pulau Sulawesi melalui jaringan interkoneksi kabel bawah laut.
"Pak Bupati menyampaikan bahwa potensi ini sangat besar. Jika dimanfaatkan secara optimal, bukan hanya ekonomi masyarakat Selayar yang akan meningkat, tetapi kebutuhan listrik sektor industri juga dapat dipenuhi," jelasnya.
Kabag Ekonomi menambahkan, dalam rapat tersebut Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga mendorong percepatan pembangunan PLTMG Selayar 1 berkapasitas 10 MW yang saat ini telah memasuki tahap lelang pada tahun 2026, serta PLTMG Selayar 2 yang direncanakan memasuki tahap perencanaan pada tahun 2028.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam mendorong pengembangan sektor ketenagalistrikan.
Menurut Kabag Ekonomi, Direktur ESDM menyampaikan bahwa usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan menjadi perhatian dan diupayakan masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sebagai dasar pengembangan sistem ketenagalistrikan nasional.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap hasil audiensi tersebut menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah, sehingga kebutuhan listrik masyarakat kepulauan dapat terpenuhi sekaligus menjadikan Selayar sebagai salah satu kawasan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. (HUMAS-IC)










.jpeg)