- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting 2020

KEPULAUAN SELAYAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Marjani Sultan, M.Si., membuka acara Rembuk Stunting 2020 dalam rangka Integrasi Program dan Kegiatan Terkait Stunting ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 Kabupaten Kepulauan Selayar secara virtual di ruang kerja Sekda, Selasa (9/6/2020).
Turut bergabung dalam virtual tersebut adalah Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Ketua Tim Penggerak PKK, para kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, tim INEY Region Sulawesi dan Maluku, tim Fasilitator dan Pendamping Program Pencegahan Stunting, para Kabag Setda, para lurah, para kepala desa, dan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Marjani Sultan menyampaikan bahwa Rembuk Stunting ini mempunyai arti penting.
Baca Lainnya :
“Rembuk Stanting ini mempunyai arti penting sebab melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi usulan program/kegiatan percepatan penurunan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Kepulauan Selayar sehingga tercapai kesepakatan multistakeholder yang akan diintegrasikan ke dalam rancangan RKPD Kabupaten Kepulauan Selayar,” papar Marjani Sultan.
Lebih lanjut Marjani Sultan menerangkan bahwa dalam tahun 2020 ini, pemerintah melalui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional telah menetapkan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai salah satu lokasi khusus (lokus) percepatan penurunan stunting. pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 dengan beberapa kebijakan serta penanganan yang dilaksanakan, Kepulauan Selayar mampu menurunkan angka penderita Stunting pada kisaran 20,44%.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap angka tersebut masih bisa kita tekan hingga dapat mencapai angka 14% pada tahun 2024,” lanjut Marjani Sultan.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. H. Basok Lewa, selaku pelaksana menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyepakati rencana program dan kegiatan percepatan penurunan Stunting tahun 2021 disemua stakeholder daerah.
“Kita berharap semua sektor baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat agar dapat secara simultan sinergis dan terintegrasi dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penanganan dan atau pencegahan stunting di Kabupaten Kepulauan Selayar,” lanjut Basok Lewa.
Sekadar diketahui, OPD yang akan memberikan paparan adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas P3AP2KB, Dinas PMD, Dinas Dukcapil, dan Dinas PURP. (HUMAS/D)










.jpeg)