- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
- Final Check HUT RI ke-81, Wabup Selayar Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan Panitia
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah

KEPULAUAN SELAYAR - Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid- 19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes kembali menyampaikan terkait adanya penambahan kasus positif covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pengumuman resmi ini disampaikan oleh dr. Husaini di media center gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Sabtu (2/5/2020).
Setelah NH, dr. Husaini melaporkan terkonfirmasi lagi tambahan satu orang positif covid-19 dengan inisial AZA (59) sehingga total positif kasus covid-19 sebanyak dua orang. Kedua pasien tersebut sementara dirawat di RSUD KH. Hayyung Selayar.
Baca Lainnya :
- Ini Himbauan Kades Nyiur Indah Cegah Penyebaran Covid-190
- Cegah Penyebaran Corona, Ini Imbauan Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Pengelola Warkop dan Cafe0
- Update Data Penanganan Covid-19, Jubir Gugus Tugas : Zona Merah Makin Dekat ke Selayar0
- Pandemi Corona, Ketua PGRI Selayar Serahkan Bantuan Kepada Tim Gugus Tugas Covid- 190
- Cegah Sebaran Covid-19, Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Laut Selayar Ditutup0
Jubir gugus tugas percepatan penanganan covid-19 dr. Husaini menyampaikan kronologi perjalanan AZA yang beralamat Kelurahan Benteng, bahwa pada 22 April 2020, pasien tersebut ke Makassar via penerbangan Wings Air dengan maksud untuk operasi tumor. Pada 27 April dilakukan screening pra operasi di RS. Seloam dan hasil rapid tesnya reaktif dan berstatus OTG dengan isolasi mandiri di rumah dilakukan pengambilan Swab.
Tanggal 1 Mei, AZA kembali ke Selayar karena ada urusan kantor. Kemudian 1 Mei pagi keluar hasil pemeriksaan RT-PCR positif covid-19, dan pada saat yang sama AZA sementara ada di atas fery tujuan Selayar.
dr. Husaini mengatakan dengan melihat situasi dan perkembangan yang terjadi sekarang, Kabupaten Kepulauan Selayar sudah masuk daerah terjangkit yang semakin beresiko untuk terjadinya penularan baik penularan dari luar karena adanya interaksi masyarakat kita dengan daerah lain terutama dari zona merah. Selain itu kata dr. Husaini bahwa penularan juga sangat berisiko dari dalam karena adanya pasien positif.
"Untuk itu kepada seluruh masyarakat Selayar diharapkan untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan dengan kegotongroyonan untuk mengurangi interaksi antar masyarakat dan dapat mematuhi anjuran dari pemerintah," kata dr. Husaini.
"Tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan yang penting, jaga jarak 1-2 meter, hindari keramaian/kerumunan, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Marilah kita bersama berdoa memohon agar pandemi covid-19 segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasanya," ajak dr. Husaini.
Hingga berita ini diturunkan update data dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar bahwa ODP sebanyak 71 orang, dengan rincian proses pemantauan 7 orang, selesai pemantauan 64 orang.
PDP 3 orang, sementara dalam proses pengawasan, dan 1 orang sementara dalam perawatan di RSUD KH. Hayyung, dan selesai pengawasan dan dinyatakan sehat 2 orang.
Orang beresiko karena ada riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal/zona merah sebanyak 2.640 orang. Proses isolasi mandiri 14 hari 646 orang, selesai isolasi mandiri 14 hari 1.994 orang.
dr. Husaini juga melaporkan bahwa orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 73 orang. Sementara menjalani isolasi/pemantauan 68 orang (Ex penumpang Wings Air) yang sementara diisolasi pada 3 hotel di Benteng. Ada diisolasi di RS dan ada di isolasi di rumah.
"Sudah dilakukan pemeriksaan RT dan Swab dua hari berturut-turut yaitu hari ini dan kemarin, kita bersabar menunggu hasilnya beberapa hari ke depan dan mudah-mmudah-mdahan semuanya negatif. OTG yang selesai isolasi/pemantauan dan dinyatakan sehat 5 orang," paparnya. (IM).










.jpeg)