- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah

KEPULAUAN SELAYAR - Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid- 19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes kembali menyampaikan terkait adanya penambahan kasus positif covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pengumuman resmi ini disampaikan oleh dr. Husaini di media center gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Sabtu (2/5/2020).
Setelah NH, dr. Husaini melaporkan terkonfirmasi lagi tambahan satu orang positif covid-19 dengan inisial AZA (59) sehingga total positif kasus covid-19 sebanyak dua orang. Kedua pasien tersebut sementara dirawat di RSUD KH. Hayyung Selayar.
Baca Lainnya :
- Himbauan terkait Covid-190
- Cegah Corona, BPK RI Terapkan Metode Pemeriksaan Desk Audit dan Teleconference0
- Cegah Penyebaran Corona, Ini Imbauan Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Pengelola Warkop dan Cafe0
- Menyikapi Instruksi Kapolri, Pemkab Bersama Forkopimda Serentak Melakukan Penyemprotan Disinpektan0
- Covid-19, Patroli Gabungan Polres, Polsek dan Satpol PP bubarkan Kumpulan Warga di Wilayah Kota Benteng0
Jubir gugus tugas percepatan penanganan covid-19 dr. Husaini menyampaikan kronologi perjalanan AZA yang beralamat Kelurahan Benteng, bahwa pada 22 April 2020, pasien tersebut ke Makassar via penerbangan Wings Air dengan maksud untuk operasi tumor. Pada 27 April dilakukan screening pra operasi di RS. Seloam dan hasil rapid tesnya reaktif dan berstatus OTG dengan isolasi mandiri di rumah dilakukan pengambilan Swab.
Tanggal 1 Mei, AZA kembali ke Selayar karena ada urusan kantor. Kemudian 1 Mei pagi keluar hasil pemeriksaan RT-PCR positif covid-19, dan pada saat yang sama AZA sementara ada di atas fery tujuan Selayar.
dr. Husaini mengatakan dengan melihat situasi dan perkembangan yang terjadi sekarang, Kabupaten Kepulauan Selayar sudah masuk daerah terjangkit yang semakin beresiko untuk terjadinya penularan baik penularan dari luar karena adanya interaksi masyarakat kita dengan daerah lain terutama dari zona merah. Selain itu kata dr. Husaini bahwa penularan juga sangat berisiko dari dalam karena adanya pasien positif.
"Untuk itu kepada seluruh masyarakat Selayar diharapkan untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan dengan kegotongroyonan untuk mengurangi interaksi antar masyarakat dan dapat mematuhi anjuran dari pemerintah," kata dr. Husaini.
"Tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan yang penting, jaga jarak 1-2 meter, hindari keramaian/kerumunan, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Marilah kita bersama berdoa memohon agar pandemi covid-19 segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasanya," ajak dr. Husaini.
Hingga berita ini diturunkan update data dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar bahwa ODP sebanyak 71 orang, dengan rincian proses pemantauan 7 orang, selesai pemantauan 64 orang.
PDP 3 orang, sementara dalam proses pengawasan, dan 1 orang sementara dalam perawatan di RSUD KH. Hayyung, dan selesai pengawasan dan dinyatakan sehat 2 orang.
Orang beresiko karena ada riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal/zona merah sebanyak 2.640 orang. Proses isolasi mandiri 14 hari 646 orang, selesai isolasi mandiri 14 hari 1.994 orang.
dr. Husaini juga melaporkan bahwa orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 73 orang. Sementara menjalani isolasi/pemantauan 68 orang (Ex penumpang Wings Air) yang sementara diisolasi pada 3 hotel di Benteng. Ada diisolasi di RS dan ada di isolasi di rumah.
"Sudah dilakukan pemeriksaan RT dan Swab dua hari berturut-turut yaitu hari ini dan kemarin, kita bersabar menunggu hasilnya beberapa hari ke depan dan mudah-mmudah-mdahan semuanya negatif. OTG yang selesai isolasi/pemantauan dan dinyatakan sehat 5 orang," paparnya. (IM).










.jpeg)