- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah

KEPULAUAN SELAYAR - Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid- 19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes kembali menyampaikan terkait adanya penambahan kasus positif covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pengumuman resmi ini disampaikan oleh dr. Husaini di media center gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Sabtu (2/5/2020).
Setelah NH, dr. Husaini melaporkan terkonfirmasi lagi tambahan satu orang positif covid-19 dengan inisial AZA (59) sehingga total positif kasus covid-19 sebanyak dua orang. Kedua pasien tersebut sementara dirawat di RSUD KH. Hayyung Selayar.
Baca Lainnya :
- Pandemi Corona, Ketua PGRI Selayar Serahkan Bantuan Kepada Tim Gugus Tugas Covid- 190
- Pemkab Selayar Terima Bantuan APD dari Para Relawan di Jakarta0
- Cegah Corona, BPK RI Terapkan Metode Pemeriksaan Desk Audit dan Teleconference0
- Cegah Covid-19, Basli Ali Pantau Aktifitas Bandara Aroeppala dan Pelabuhan Padang0
- DWP Kepulauan Selayar Berempati, Salurkan Suplemen untuk Petugas Kesehatan Penanganan Covid-190
Jubir gugus tugas percepatan penanganan covid-19 dr. Husaini menyampaikan kronologi perjalanan AZA yang beralamat Kelurahan Benteng, bahwa pada 22 April 2020, pasien tersebut ke Makassar via penerbangan Wings Air dengan maksud untuk operasi tumor. Pada 27 April dilakukan screening pra operasi di RS. Seloam dan hasil rapid tesnya reaktif dan berstatus OTG dengan isolasi mandiri di rumah dilakukan pengambilan Swab.
Tanggal 1 Mei, AZA kembali ke Selayar karena ada urusan kantor. Kemudian 1 Mei pagi keluar hasil pemeriksaan RT-PCR positif covid-19, dan pada saat yang sama AZA sementara ada di atas fery tujuan Selayar.
dr. Husaini mengatakan dengan melihat situasi dan perkembangan yang terjadi sekarang, Kabupaten Kepulauan Selayar sudah masuk daerah terjangkit yang semakin beresiko untuk terjadinya penularan baik penularan dari luar karena adanya interaksi masyarakat kita dengan daerah lain terutama dari zona merah. Selain itu kata dr. Husaini bahwa penularan juga sangat berisiko dari dalam karena adanya pasien positif.
"Untuk itu kepada seluruh masyarakat Selayar diharapkan untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan dengan kegotongroyonan untuk mengurangi interaksi antar masyarakat dan dapat mematuhi anjuran dari pemerintah," kata dr. Husaini.
"Tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan yang penting, jaga jarak 1-2 meter, hindari keramaian/kerumunan, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Marilah kita bersama berdoa memohon agar pandemi covid-19 segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasanya," ajak dr. Husaini.
Hingga berita ini diturunkan update data dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar bahwa ODP sebanyak 71 orang, dengan rincian proses pemantauan 7 orang, selesai pemantauan 64 orang.
PDP 3 orang, sementara dalam proses pengawasan, dan 1 orang sementara dalam perawatan di RSUD KH. Hayyung, dan selesai pengawasan dan dinyatakan sehat 2 orang.
Orang beresiko karena ada riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal/zona merah sebanyak 2.640 orang. Proses isolasi mandiri 14 hari 646 orang, selesai isolasi mandiri 14 hari 1.994 orang.
dr. Husaini juga melaporkan bahwa orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 73 orang. Sementara menjalani isolasi/pemantauan 68 orang (Ex penumpang Wings Air) yang sementara diisolasi pada 3 hotel di Benteng. Ada diisolasi di RS dan ada di isolasi di rumah.
"Sudah dilakukan pemeriksaan RT dan Swab dua hari berturut-turut yaitu hari ini dan kemarin, kita bersabar menunggu hasilnya beberapa hari ke depan dan mudah-mmudah-mdahan semuanya negatif. OTG yang selesai isolasi/pemantauan dan dinyatakan sehat 5 orang," paparnya. (IM).










.jpeg)