- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
Program Prioritas Gerbang Sari Pemkab Selayar Lahirkan 22 Desa Mandiri

Keterangan Gambar : Irwan Baso, S. STP., Plt Kadis Pemberdayan Masyarakat dan Desa
KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat berdasarkan Indeks Membangun Desa (IDM), jumlah desa dengan status mandiri mengalami peningkatan dari tahun ketahun.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Irwan Baso mengatakan, peningkatan status kemandirian desa dari tahun ketahun terus mengalami perubahan dan peningkatan yang sangat signifikan, hal ini tidak terlepas dari intervensi program perioritas Bupati, Gerakan Membangun Desa (Gerbang Sari)
"Pada tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Selayar, tidak ada satupun desa yang berstatus desa mandiri, Namun sejak program prioritas Gerbang Sari, dijadikan spirit dalam proses pembangunan Desa, hasilnya optimal." ujar Irwan Baso, Selasa (20/8)
Baca Lainnya :
- Pemkab Kepulauan Selayar Kembali Raih Penghargaan dari Unhas, Penghargaan ke-34 Sepanjang Pemerintahan BAZ0
- Safari Ramadan, Sekda Marjani Sultan Bagikan Jemaah Kupon Berhadiah0
- Satpol-PP dan Disdukcapil Gelar Operasi Yustisi KTP 0
- Wabup Selayar Sholat Isya dan Tarwih Berjamaah di Mesjid At Taqwa Desa Bonerate0
- Nikmati Mudik Gratis ke Selayar, Ini Harapan Sejumlah Mahasiswa 0
Dia merinci, berdasarkan hasil penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) 2024, tercatat jumlah Desa dengan kategori Mandiri di Kabupaten Kepulauan Selayar bertambah menjadi 22 desa dari sebelumnya 14 desa pada tahun 2023.
Sementara untuk jumlah Desa Maju mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya Desa Mandiri, pada tahun 2024 dan tahun 2023 sebanyak 17 Desa Maju, dari sebelumnya tahun 2022 sebanyak 22 Desa, dan tahun 2021 ada 8 Desa
Demikian juga untuk desa berkembang pada tahun 2021 ada 46 desa, namun pada tahun 2022 turun menjadi 44 desa, tahun 2024 menurun jadi 36 dari tahun sebelumnya 42 desa di tahun 2023, Hal ini disebabkan karena beberapa desa telah naik status menjadi desa maju.
Sementara untuk desa tertinggal pada Tahun 2021 ada 25 desa, turun menjadi 12 desa, dan dua desa sangat tertinggal pada Tahun 2021, naik status menjadi desa tertinggal pada Tahun 2022, otomatis Tahun 2024 Desa dengan kategori Sangat Tertinggal sudah tidak ada.
Irwan Baso selaku penggungjawab teknis program kegiatan Gerbang Sari mengaku, pencapaian ini adalah hasil kebijakan dan buah dari kerja keras Bupati Kepulauan Selayar dalam mendorong percepatan Pembangunan Desa.
"Dalam setiap kesempatan, Bupati tanpa tanpa henti memacu dan memotivasi para kepala desa untuk berproses memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meminta agar seluruh desa menjadi desa yang mandiri." ucapnya
Dirinya pun berharap, kolaborasi dan upaya-upaya bersama dengan semua pihak, dinas terkait termasuk unsur kecamatan dan para pendamping desa serta dukungan seluruh masyarakat di desa kedepan semua desa bisa menjadi desa mandiri.
Dijelaskan, Gerbang Sari merupakan program yang dirumuskan Bupati dan Wakil Bupati Basli Ali- Saiful Arif yang kemudian menjadi program prioritas Kabupaten Kepulauan Selayar dalam RPJMD 2021-2026, menerapkan pendekatan Top Down yang secara bertahap dan berkesinambungan dalam proses pembangunan desa menuju desa yang mandiri.
_











.jpeg)