- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
Polres-Pemkab Selayar Gelar Apel Siaga Bencana 2025, Wabup Muhtar Sampaikan Pesan Presiden dan 8 Point Arahan Kapolri
_copy_1280x8541.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M. memimpin Apel Kesiapan dalam rangka Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar Polres Kepulauan Selayar di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga, Mapolres Rabu (6/11)
Apel ini diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Wakil Bupati Muhtar, M.M. bersama Wakapolres Kepulauan Selayar serta perwakilan Dandim 1415/Selayar. Kesiapan sarana dan personel dari berbagai unsur turut dicek secara langsung, di antaranya pasukan Kodim 1415/Selayar, Polres Kepulauan Selayar, Satpol PP, SAR, TRC BPBD, Tagana Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, yang siap diterjunkan dalam penanganan darurat bencana di seluruh wilayah Kepulauan Selayar.
Apel ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan Pemerintah Daerah bersama TNI–Polri, BPBD, Basarnas, PMI, dan seluruh stakeholder dalam menghadapi potensi bencana akibat meningkatnya curah hujan dan fenomena La Nina. Hal ini sejalan dengan amanat nasional bahwa potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi diprediksi meningkat pada November 2025 hingga Januari 2026 .
Baca Lainnya :
- Pengukuran dan Publikasi Disebut prevalensi Stunting di Selayar terus Mengalami Penurunan0
- Tabang Putra FC Juara Liga NAM Ramadan 2025, Bupati Natsir Ali ucapkan selamat dan arahkan pertahankan prestasi0
- Kajari Baru Adi Nuryadin Sucipto Tiba di Selayar0
- Klarifikasi Kesbangpol: Sepatu Paskibraka yang Rusak Sudah Diganti, Komitmen Penuh pada Kenyamanan Peserta0
- Wabup Kepulauan Selayar Safari Ramadhan di Mesjid Nurul Musta'wan Desa Parak 0

Dalam amanatnya, membacakan sambutan seragam Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Wakil Bupati menyampaikan bahwa upaya kesiapsiagaan ini merupakan pengecekan menyeluruh terhadap kemampuan personel, sarana, dan prasarana agar respon cepat dan tepat dapat dijalankan kapan saja situasi darurat terjadi .
“Selayar adalah wilayah kepulauan dengan karakter risiko bencana yang kompleks. Mulai dari banjir rob, gelombang tinggi, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat serta aktivitas ekonomi dan pelayaran,” ujar Wabup
Muhtar kemudian menekankan delapan poin arahan untuk seluruh jajaran:
1. Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan bersama BMKG dan pihak terkait
2. Memberikan informasi dan imbauan kepada masyarakat terkait potensi ancaman bencana
3. Memastikan kesiapan personel, peralatan evakuasi, sarpras operasional, serta logistik pendukung yang mudah digerakkan setiap saat
4. Menyelenggarakan simulasi tanggap darurat secara teratur sebagai edukasi dan latihan kesiapsiagaan publik
5. Mendahulukan kecepatan dan ketepatan dalam proses evakuasi, bantuan darurat, trauma healing, dan pemulihan ekonomi-sosial masyarakat
6. Menjalankan tugas kemanusiaan dengan empati, humanis, dan profesional agar masyarakat merasa aman dan terlindungi
7. Memastikan seluruh proses penanggulangan bencana sesuai prosedur serta dievaluasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan resiliensi daerah
8. Meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan akses distribusi bantuan
Muhtar juga mengingatkan amanah Presiden untuk memastikan negara hadir melindungi setiap rakyat dari segala bentuk ancaman, termasuk bencana , dan menambahkan bahwa hal tersebut merupakan panggilan kemanusiaan, bukan sekadar tugas kedinasan.
“Saya mengajak seluruh personel untuk bekerja dengan keikhlasan dan semangat pengabdian. Semoga langkah kita menjadi bagian dari ikhtiar menyelamatkan nyawa dan masa depan masyarakat Selayar.”
Pada akhir amanat, Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan dedikasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Bumi Tanadoang. (HUMAS-IC)










.jpeg)