Panen Jagung Pasilambena Capai 155 Ton, Perkuat Program GEMETAR Pemkab Selayar

By Ichal Bendo 10 Mar 2026, 14:45:24 WIB Berita
Panen Jagung Pasilambena Capai 155 Ton, Perkuat Program GEMETAR Pemkab Selayar

KEPULAUAN SELAYAR — Panen agung pada musim barat periode pertama di Kecamatan Pasilambena diperkirakan mencapai 155 ton, menjadi bukti nyata dukungan masyarakat terhadap program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar GEMETAR (Gerakan Menanam Batara/Jagung).

Data dari pemerintah kecamatan menyebutkan, hasil panen tersebut berasal dari beberapa desa, yakni Desa Garaupa Raya 50 ton, Desa Lembang Matene 35 ton, Desa Kalaotoa 25 ton, Desa Garaupa 20 ton, Desa Karumpa 15 ton, dan Desa Pulo Madu 10 ton.

Camat Pasilambena, A. Irwan,  menjelaskan bahwa salah satu lokasi panen berada di kebun milik Baso Daeng di Desa Lembang Matene dengan luas lahan sekitar 1,5 hektare. Dari lahan tersebut, petani menanam sekitar 15 kilogram bibit jagung dan berhasil memanen hingga 9,5 ton.

Baca Lainnya :

“Ini menunjukkan bahwa potensi pertanian jagung di wilayah kepulauan sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik,” ujarnya pada Selasa (10/4/2026)

Lebih lanjut, Irwan menyampaikan bahwa hasil panen jagung dari Pasilambena juga memiliki pasar yang jelas. Sekitar 60 ton jagung direncanakan akan dikirim ke PT Pokpahan Makassar setelah Hari Raya Idulfitri.

Pengiriman tersebut akan dilakukan menggunakan lima unit truk yang berangkat dari Pelabuhan Bira menuju Makassar, menandakan bahwa komoditas jagung dari wilayah kepulauan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Program GEMETAR sendiri merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Program GEMETAR merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendukung program GEMERLAP (Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa). Dalam konsepnya, batara atau jagung ditanam sebagai tanaman sela di antara tanaman kelapa, sehingga lahan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif sembari menunggu kelapa tumbuh dan menghasilkan.

Melalui pola tanam ini, petani tidak hanya memperoleh manfaat jangka panjang dari komoditas kelapa, tetapi juga pendapatan jangka pendek dari hasil jagung. Dengan demikian, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan

Melalui gerakan ini, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian secara produktif dengan menanam jagung sebagai komoditas unggulan.

Panen raya di Kecamatan Pasilambena ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan hasil nyata, sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.  (HUMAS-IC)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Bupati & Wakil Bupati

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita TGUPP

Read More