- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
Bupati Natsir Ali Lakukan Sidak Malam dan Matikan Lampu Berlebihan di OPD

KEPULAUAN SELAYAR – Menanggapi sorotan masyarakat terkait anggaran listrik Pemkab Selayar tahun 2025, Bupati Muhammad Natsir Ali langsung mengambil tindakan tegas dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sidak yang dilakukan Rabu Malam (21/5) Bupati memeriksa penggunaan listrik dan mematikan lampu-lampu yang dinilai berlebihan atau tidak diperlukan.
Bupati Natsir Ali sengaja mendatangi beberapa kantor OPD diwaktu malam.untuk memastikan efisiensi penggunaan listrik.
Baca Lainnya :
- Cegah Corona, BPK RI Terapkan Metode Pemeriksaan Desk Audit dan Teleconference0
- Plh Bupati Kepulauan Selayar Serah Terima Memori Jabatan Kepada Bupati Terpilih0
- Pemkab Selayar Fokus Distribusi Logistik ke Lokasi Terdampak Gempa0
- Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II-B)0
- Rakor Antar OPD Bahas Pembentukan Tim Satgas Percepatan Pelaksanaan Berusaha0
Beberapa temuan yang dilakukan antara lain lampu yang tetap menyala di ruangan kosong, AC yang beroperasi padahal tidak ada aktivitas, serta peralatan elektronik yang masih terhubung dengan listrik meski tidak digunakan.
"Kami tidak ingin ada pemborosan. Listrik yang berlebihan harus dimatikan, untuk penghematan", tegas Bupati saat sidak.
Selain mematikan lampu yang tidak diperlukan, Bupati juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak memanfaatkan fasilitas listrik kantor untuk kegiatan yang tidak produktif. "Listrik kantor harus digunakan untuk kepentingan pelayanan publik," tegasnya.
Bupati berkomitmen untuk terus memantau penggunaan listrik di semua OPD secara berkala. Bupati juga meminta kepala dinas untuk menerapkan disiplin dalam pengelolaan listrik.
Dengan langkah ini, Bupati yang dikenal responsif atas saran dan keluhan masyatakat ini berharap dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran listrik sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)