- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Integrasi NIB dan NOP untuk Sinkronisasi Data Pertanahan
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
Batik Khas Selayar Dilaunching, Bupati Harap Dapat Menjadi Pakaian Resmi Pemerintah Daerah dan Unsur Lain

KEPULAUAN SELAYAR - Pada momentum puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke-51 Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, Bupati H. Muh. Basli Ali melaunching batik khas Selayar, di Lapangan Gelora Batangmata Kecamatan Bontomatene, Senin (4/12/2023).
Launching batik khas Selayar tersebut merupakan program dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar. Basli Ali mengapresiasi sekaligus berharap batik tersebut dapat menjadi pakaian resmi Pemerintah Daerah, dan dapat dipakai oleh unsur-unsur lain di luar pemerintah daerah.

Baca Lainnya :
- Buka Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi, Ini Harapan Wakil Bupati Selayar 0
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Rakor Gerbang Sari, Ini Progresnya0
- Bupati Lutim Thoriq Husler Tutup Usia, Basli Ali Sampaikan Duka yang Mendalam 0
- Wabup Kepulauan Selayar Ikuti Rapat Evaluasi Pembangunan Sulsel Triwulan I0
- Bupati Kepulauan Selayar Lantik 3 Kades di Pasimasunggu Timur 0
"Untuk itu, saya minta kepada bagian organisasi untuk menfasilitasi himbauan pemakaian batik khas selayar ini bukan hanya kepada instansi lingkup pemerintah daerah tetapi juga kepada instansi dan lembaga atau organisasi-organisasi yang ada di kabupaten kepulauan selayar," pungkasnya.
Batik khas Selayar ini berwarna dasar kuning dan biru bermotif gambar gong nekara, tulisan huruf lontara, gambar jeruk dan bintang laut.
Makan dan motif baju warna kuning melambangkan dataran Kepulauan Selayar yang mempunyai filosofi pemakai baju ini dalam suasana ceria dan bahagia. Sedangkan warna biru dengan ornamen karang dan bintang laut mencerminkan lautan Kepulauan Selayar dengan kekayaan sumber dayanya mempunyai filosofi ketenangan, kepercayaan, kesetiaan dan aura positif.
Sedangkan gambar gong nekara bermakna bahwa masyarakat Kepulauan Selayar bangga memiliki gong nekara yang merupakan gong nekara terbesar di Asia Tenggara. Tulisan huruf lontara Silajara bermakna bahwa Selayar adalah salah satu kabupaten yang terdapat di Sulawesi Selatan mempunyai filosofi menjunjung kebenaran dan mencintai kejujuran.
Sementara itu gambar jeruk mempunyai makna bahwa Kepulauan Selayar memiliki potensi pertanian tanaman jeruk yang memiliki ciri khas manis, segar dan aromanya harum yang mempunyai filosofi kesederhanaan. Serta bintang laut bermakna bahwa kemakmuran masyarakat Kepulauan Selayar salah satunya bersumber dari hasil laut. (Humas Diskominfo SP/Tim)










.jpeg)