- Wabup Selayar Sambut Program Kampung REDAM, Perkuat Budaya Damai dan Penegakan HAM
- Baru Dilantik, Kadis Kesehatan Selayar Tancap Gas, Tantang Puskesmas Tingkatkan Capaian Program 2026
- Polres Selayar Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Apresiasi Dedikasi Polri
- Wabup Lepas 504 Kontingen PGRI Selayar ke Porseni Tingkat Sulsel, Berharap Selayar Jadi Tuan Rumah Berikutnya
- Bhayangkara FC Juara Kapolres Cup II 2026 Usai Taklukkan Gelora Utama FC Lewat Drama Adu Penalti, Wabup Muhtar Ucapkan Selamat
- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
Baru Dilantik, Kadis Kesehatan Selayar Tancap Gas, Tantang Puskesmas Tingkatkan Capaian Program 2026

Pada Kamis (2/7/2026).
Monitoring dilaksanakan di Puskesmas Buki, Puskesmas Bontosunggu, serta beberapa puskesmas lainnya di wilayah daratan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam arahannya kepada para kepala puskesmas beserta seluruh jajaran, dr. Frengki Wijaya menegaskan pentingnya kerja cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil. Ia menantang seluruh puskesmas untuk mempercepat pencapaian indikator Program Prioritas Nasional, Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta berbagai program strategis daerah.
Baca Lainnya :
- Tim Survei Temukan 90 Penjual BBM Ilegal di Kota Benteng Selayar, Ini Tindakan yang Dilakukan Pemda 0
- Saiful Arif Launching Program Kebun Tanpa Pagar pada 13 Desa Percontohan di Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Lepas Kontingen Selayar Menuju Porda XVI Sulsel0
- Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR Petani Jagung Dukung Program GEMETAR di Selayar0
- Yanti Rahmawati Gaungkan Kerajinan Lokal Selayar di HUT Dekranas 2025 Balikpapan0
Adapun program yang menjadi fokus percepatan meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengendalian Tuberkulosis (TB), imunisasi, penanggulangan HIV/AIDS, SMILE Logistik, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV DNA, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal, pemenuhan aplikasi ASPAK dan SI-SDMK, serta berbagai indikator program kesehatan lainnya.
"Kita harus bergerak cepat. Jangan biarkan Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menjadi langganan berada pada papan urutan terakhir dalam setiap pelaporan yang ditampilkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Saya yakin dengan kerja sama, komitmen, dan semangat seluruh jajaran, kita mampu memperbaiki capaian tersebut," tegas dr. Frengki Wijaya.
Selain menekankan percepatan program, Kepala Dinas Kesehatan juga memberikan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan agar senantiasa mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Kita sebagai tenaga kesehatan bukan pedagang, kita adalah pelayan masyarakat. Mari kita kembalikan wajah pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Jangan bekerja karena tekanan, tetapi bekerjalah dengan hati yang tulus, penuh keikhlasan, dan rasa tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pesannya.
Monitoring tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi puskesmas dalam pelaksanaan program kesehatan. Berbagai permasalahan yang ditemukan dibahas bersama untuk menghasilkan solusi yang efektif sehingga target pembangunan kesehatan daerah dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun 2026.
Dalam kegiatan ini, dr. Frengki Wijaya didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Ashap Taufik, SKM, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Hj. Arwiana, S.Kep., Ns., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Hj. Andi Rukaya, SKM, serta para penanggung jawab program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui rangkaian monitoring dan pembinaan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih cepat, disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus meningkat, seiring dengan membaiknya capaian indikator program kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar sepanjang tahun 2026. (HUMAS-IC)










.jpeg)