- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
Baru Dilantik, Kadis Kesehatan Selayar Tancap Gas, Tantang Puskesmas Tingkatkan Capaian Program 2026

Pada Kamis (2/7/2026).
Monitoring dilaksanakan di Puskesmas Buki, Puskesmas Bontosunggu, serta beberapa puskesmas lainnya di wilayah daratan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam arahannya kepada para kepala puskesmas beserta seluruh jajaran, dr. Frengki Wijaya menegaskan pentingnya kerja cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil. Ia menantang seluruh puskesmas untuk mempercepat pencapaian indikator Program Prioritas Nasional, Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta berbagai program strategis daerah.
Baca Lainnya :
- Bupati Natsir Ali Terima Kunjungan Staf Ahli Menteri Koperasi, Bahas Agenda Kunjungan Menteri dan Penguatan KDMP0
- Bupati Kepulauan Selayar dan Rektor Unhas Teken MoU Terkait Pengembangan SDM0
- Ketua TP PKK Selayar Hadiri Jambore Nasional di Ancol Jakarta0
- Keliling Dusun, MBA Silaturahim Serap Aspirasi Warga0
- Ingat, Sebentar Malam Wabup Selayar Diagendakan Isi Ceramah Takziah Alm. Kadis Kominfo SP0
Adapun program yang menjadi fokus percepatan meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengendalian Tuberkulosis (TB), imunisasi, penanggulangan HIV/AIDS, SMILE Logistik, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV DNA, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal, pemenuhan aplikasi ASPAK dan SI-SDMK, serta berbagai indikator program kesehatan lainnya.
"Kita harus bergerak cepat. Jangan biarkan Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menjadi langganan berada pada papan urutan terakhir dalam setiap pelaporan yang ditampilkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Saya yakin dengan kerja sama, komitmen, dan semangat seluruh jajaran, kita mampu memperbaiki capaian tersebut," tegas dr. Frengki Wijaya.
Selain menekankan percepatan program, Kepala Dinas Kesehatan juga memberikan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan agar senantiasa mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Kita sebagai tenaga kesehatan bukan pedagang, kita adalah pelayan masyarakat. Mari kita kembalikan wajah pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Jangan bekerja karena tekanan, tetapi bekerjalah dengan hati yang tulus, penuh keikhlasan, dan rasa tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pesannya.
Monitoring tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi puskesmas dalam pelaksanaan program kesehatan. Berbagai permasalahan yang ditemukan dibahas bersama untuk menghasilkan solusi yang efektif sehingga target pembangunan kesehatan daerah dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun 2026.
Dalam kegiatan ini, dr. Frengki Wijaya didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Ashap Taufik, SKM, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Hj. Arwiana, S.Kep., Ns., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Hj. Andi Rukaya, SKM, serta para penanggung jawab program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui rangkaian monitoring dan pembinaan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih cepat, disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus meningkat, seiring dengan membaiknya capaian indikator program kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar sepanjang tahun 2026. (HUMAS-IC)











.jpeg)