- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
- Bupati Selayar Natsir Ali Temui Menteri PU, Perjuangkan Jalan, Irigasi, hingga Pengamanan Pantai
- Wabup Muhtar Buka Musrenbang RKPD 2027 Sekaligus Sosialisasikan Program GEMERLAP dan GEMETAR di Bontoharu
- Isra Mi raj 1447 H Pemkab Selayar, Tekankan Shalat Berjamaah Jadi Inspirasi Kepemimpinan
- TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan Patilereng yang Sempat Hilang
- Isak Haru Warnai Pelepasan Kajari Selayar Dr. Asri Irwan ke Tugas Baru, Wabup Sebut Ia Sosok Tegas dan Humanis
- Wabup Muhtar Resmi Tutup Turnamen Kajari Cup I 2026, Dispora FC Tampil Sebagai Juara
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan MTQ XXXIV Tahun 2026
- Pemkab Selayar Dukung Penuh PS Kepulauan Selayar Berlaga di Liga 4 Sulsel
- Sekda Andi Abdurrahman Mendadak Kumpulkan Sopir, Perlengkapan, Pol PP, dan Humas
Wabup Selayar Minta Identifikasi Putra Daerah yang Berpotensi untuk Juara Diajang MTQ Maupun STQH

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S. H meminta kepada segenap jajaran pengurus LPTQ Selayar untuk mengidentifikasi putra putri daerah baik yang berdomisili diluar maupun didalam daerah Selayar yang berpotensi untuk juara pada ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) maupun Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH).
Hal ini dikemukakan Saiful Arif yang juga adalah Ketua LPTQ Kepulauan Selayar dalam rapat evaluasi pelaksanaan MTQ XXXII Sulsel yang dihelat beberapa waktu lalu di Kabupaten Bone.
Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Jepara Selayar, Rabu (13/7/2022).
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik 24 Pejabat Administrator dan Pengawas0
- Lagi-Lagi Hujan Deras Guyur Upacara Penurunan Bendera di Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Saiful Arif Buka Konferensi Kerja I PGRI Selayar, Ini Harapannya0
- Kompleks Perkantoran AL Senilai 200 M Akan Dibangun di Selayar0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting di Rayhan Square0
Dikemukakan, putra putri daerah yang punya potensi tersebut sejatinya direkrut untuk dilatih dan dibina, apakah dengan mendatangkan pelatih ke Selayar agar bisa lebih banyak yang dibina, atau dengan mengirim pesertanya ke Jakarta untuk dilatih disana. Namun teknisnya akan didiskusikan kemudian.
Meski demikian, Wabup mengatakan yang terpenting adalah peserta yang berpotensi itu harus dibina mentalnya lebih awal.
"Jangan setelah dilatih dan dibina lalu kemudian tinggalkan Selayar, atau ikut didaerah lain yang lebih menjanjikan. Saya tidak suka kalau ada yang punya mental materialistis, Kalau perlu teken kontrak. Kita juga maklumi kalau semua orang butuh ekonomi, tapi kita juga harus tahu sejarahnya," tegasnya.
Masih terkait dengan evaluasi apa yang menjadi kekurangan kafilah Kabupaten Kepulauan Selayar tidak boleh terulang dimasa-masa yang akan datang.
Kendati demikian apa yang menjadi kelebihan dan membanggakan daerah wajib untuk dipertahankan dan ditingkatkan, pintanya.
Wakil Bupati mengatakan tidak akan ada evaluasi tanpa laporan, dan suatu pekerjaan tidak akan mengalami peningkatan tanpa ada evaluasi. Olehnya itu Wabup Saiful Arif mempertegas dalam rapat evaluasi ini harus ada laporan komprehensif dari Kafilah Kabupaten Kepulauan Selayar selama mengikuti MTQ XXXII di Kabupaten Bone.
"Katakan sejujurnya, ungkapkan setulus-tulusnya, tapi niatnya bukan mencari siapa yang salah tapi apanya yang salah. Kalau ada yang salah berarti saya yang paling salah selaku Ketua LPTQ. Jadi jangan ada yang disembunyikan, semua kekurangan dari apa yang kita lihat pada pelaksanaan MTQ Sulsel, itu tidak boleh terulang di Selayar apalagi kita mau jadi tuan rumah STQH Sulsel," tegas Wakil Bupati Kepulauan Selayar.
Selain Wakil Bupati Kepulauan Selayar, dalam rapat tersebut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Muh. Yunan Karaeng Tompobulu, ST., MT. IPM, Kepala Kemenag Selayar Aswar Badulu, Kabag. Kesra Ir. Abdul Rahman Made, M. Si bersama jajaran pengurus LPTQ dan undangan lainnya. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)