- Forkopimda Selayar Teken Deklarasi Tata Kelola Perikanan
- Gubernur Sulsel Tanam Pohon Kelapa di Kokolohe, Bupati Apresiasi Dukungan untuk Program GEMERLAP
- Gubernur Sulsel Resmikan Lapangan Soccer Mini Karya H. Ali Gandong di Selayar
- Ribuan Warga Padati Jalan Santai Anti Mager Bersama Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Momentum Kebangkitan Baru Selayar pada Hari Jadi ke-420
- Gubernur Andalan Sulsel Serahkan 15 Miliar sebagai Kado Hari Jadi Ke-420 Selayar
- Hari Jadi Selayar ke-420, Pemerintah Kukuhkan Komitmen Percepatan Pembangunan
- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
Wabup Selayar Minta Identifikasi Putra Daerah yang Berpotensi untuk Juara Diajang MTQ Maupun STQH

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S. H meminta kepada segenap jajaran pengurus LPTQ Selayar untuk mengidentifikasi putra putri daerah baik yang berdomisili diluar maupun didalam daerah Selayar yang berpotensi untuk juara pada ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) maupun Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH).
Hal ini dikemukakan Saiful Arif yang juga adalah Ketua LPTQ Kepulauan Selayar dalam rapat evaluasi pelaksanaan MTQ XXXII Sulsel yang dihelat beberapa waktu lalu di Kabupaten Bone.
Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Jepara Selayar, Rabu (13/7/2022).
Baca Lainnya :
- Saiful Arif Komitmen Pimpin PWRI Bukan Hanya Bermanfaat Bagi Pemerintah Tetapi Juga Kepada Masyarakat0
- Peletakan Batu Pertama Tanda Dimulainya Pembangunan Gedung Unhas Kampus Selayar0
- Simak Sambutan Wabup, Kades dan Warga Komba-Komba Berkaca-Kaca0
- Virtual, Wabup Kepulauan Selayar Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Takabonerate0
- Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Ikut Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Barugaiya0
Dikemukakan, putra putri daerah yang punya potensi tersebut sejatinya direkrut untuk dilatih dan dibina, apakah dengan mendatangkan pelatih ke Selayar agar bisa lebih banyak yang dibina, atau dengan mengirim pesertanya ke Jakarta untuk dilatih disana. Namun teknisnya akan didiskusikan kemudian.
Meski demikian, Wabup mengatakan yang terpenting adalah peserta yang berpotensi itu harus dibina mentalnya lebih awal.
"Jangan setelah dilatih dan dibina lalu kemudian tinggalkan Selayar, atau ikut didaerah lain yang lebih menjanjikan. Saya tidak suka kalau ada yang punya mental materialistis, Kalau perlu teken kontrak. Kita juga maklumi kalau semua orang butuh ekonomi, tapi kita juga harus tahu sejarahnya," tegasnya.
Masih terkait dengan evaluasi apa yang menjadi kekurangan kafilah Kabupaten Kepulauan Selayar tidak boleh terulang dimasa-masa yang akan datang.
Kendati demikian apa yang menjadi kelebihan dan membanggakan daerah wajib untuk dipertahankan dan ditingkatkan, pintanya.
Wakil Bupati mengatakan tidak akan ada evaluasi tanpa laporan, dan suatu pekerjaan tidak akan mengalami peningkatan tanpa ada evaluasi. Olehnya itu Wabup Saiful Arif mempertegas dalam rapat evaluasi ini harus ada laporan komprehensif dari Kafilah Kabupaten Kepulauan Selayar selama mengikuti MTQ XXXII di Kabupaten Bone.
"Katakan sejujurnya, ungkapkan setulus-tulusnya, tapi niatnya bukan mencari siapa yang salah tapi apanya yang salah. Kalau ada yang salah berarti saya yang paling salah selaku Ketua LPTQ. Jadi jangan ada yang disembunyikan, semua kekurangan dari apa yang kita lihat pada pelaksanaan MTQ Sulsel, itu tidak boleh terulang di Selayar apalagi kita mau jadi tuan rumah STQH Sulsel," tegas Wakil Bupati Kepulauan Selayar.
Selain Wakil Bupati Kepulauan Selayar, dalam rapat tersebut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Muh. Yunan Karaeng Tompobulu, ST., MT. IPM, Kepala Kemenag Selayar Aswar Badulu, Kabag. Kesra Ir. Abdul Rahman Made, M. Si bersama jajaran pengurus LPTQ dan undangan lainnya. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)