- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Dukung Program GEMETAR, Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar Melalui Program KUR

KEPULAUAN SELAYAR — Bank Sulselbar Cabang Selayar menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Selayar melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.
Program pembiayaan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif masyarakat melalui Program stratefis daerah, GEMETAR (Gerakan Menanam Batara/Jagung).
Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan pembiayaan kepada petani dengan bunga rendah, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani dalam memenuhi kebutuhan dasar pertanian.
Baca Lainnya :
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel0
- Bupati Bersama Unsur Forkompinda Lepas Peserta Gerak Jalan Ceria Hut Kemerdekaan ke79 RI0
- FGD di Makassar, Bahas Penetapan Alur Pelayaran Pada Kawasan Taman Nasional Takabonerate 0
- Bidang Humas Diskominfo Selayar Bersama Usaid Erat Bahas Pemanfaatan SP4N LAPOR melalui Lokakarya0
- Satpol PP Selayar Laksanakan Penertiban Ternak yang Berkeliaran di Bontobangun0
“Bank Sulselbar siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat petani, termasuk pembiayaan pagar lahan dan kebutuhan pertanian lainnya. Setelah ada rekomendasi dari Dinas Pertanian, kami akan langsung menyalurkan pembiayaan dalam bentuk material agar tepat guna dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian,” ujarnya pada Sabtu pagi (9/5/2026)

Muh. Nasrum menambahkan, keterlibatan Bank Sulselbar dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Sebagai bank daerah, Bank Sulselbar memiliki tanggung jawab untuk hadir mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kami berharap program KUR ini dapat membantu petani lebih berkembang, meningkatkan hasil produksi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Selayar,” tambahnya.
Untuk memperoleh fasilitas KUR tersebut, masyarakat cukup melengkapi beberapa persyaratan dasar seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), serta surat keterangan usaha pertanian dari pemerintah desa setempat. Selain itu, calon penerima juga wajib mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai bentuk verifikasi kelayakan penerima bantuan pembiayaan.
Melalui skema KUR tersebut, petani dapat memperoleh pembiayaan untuk kebutuhan pagar lahan, pupuk, pestisida, hingga biaya perawatan tanaman dengan bunga hanya sekitar 0,5 persen per bulan.
Bank Sulselbar juga menerapkan sistem pembayaran setelah masa panen, sehingga petani memiliki kesempatan mengelola hasil usaha terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran cicilan.
Program ini dinilai mampu memberikan solusi terhadap kendala modal yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengembangkan budidaya jagung.
Berdasarkan estimasi perhitungan, satu hektare lahan jagung dapat menghasilkan sekitar 8 hingga 10 ton jagung dengan potensi pendapatan kotor mencapai Rp54 juta per panen, sementara kebutuhan biaya produksi diperkirakan berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta per hektare.
Dengan dukungan pembiayaan dari Bank Sulselbar, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong mengembangkan usaha pertanian jagung secara produktif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Bank Sulselbar dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar ini juga diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah. (HUMAS - IC)











.jpeg)