- Final Check HUT RI ke-81, Wabup Selayar Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan Panitia
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
Wabup Selayar Ikut Rakor Kemendagri Terkait Pencegahan Korupsi

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H. didampingi Sekretaris Diskominfo, SP Siti Rahmania, S.H., Kepala Bidang Litbang Bappelidbangda Nasaruddin T, SE.,M.Si ikuti Rapat kerja (Raker)) Evaluasi Program Strategi Kegiatan Pemerintah Daerah serta briefing berkaitan dengan masalah pencegahan tindak pidana korupsi secara Virtual di ruangan Vidcon Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin 24/1/2022.
Raker kerja (Raker) dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi Prof. Drs. H.Tito Karnavian, M.A.,Ph.D. yang didampingi oleh Ketua KPK Komjen Pol. Firli Bahuri, M.Si dan Kepala LKPP And. Azwar Anas dihadiri oleh Kepala Daerah, Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.
Dalam Rapat kerja virtual tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengingatkan bahwa tindak pidana korupsi memang harus kita tekan seminimal mungkin dan ini penting untuk kehormatan bangsa kita, tentu kalau ada pemerintahan yang bersih, Goverment, Governancenya kita akan membuat pemasukan negara, pendapatan asli daerah akan meningkat.
Baca Lainnya :
- Wabup Kep. Selayar Pantau Perkuliahan Perdana Mahasiswa Kampus Vokasi Unhas0
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan kepada Janda Keluarga Veteran0
- Belasan Atlit dan 1 Wasit Selayar Perkuat Kontingen Sulsel Pada Cabor Takraw dan Dayung di PON Papua0
- Vicon, Pemkab Selayar Ikut Rakor Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi0
- BPJS Ketenagakerjaan Selayar Tunjukkan Eksistensinya, Satu Warga Patilereng Terima Santunan JKM0
"Saya sangat yakin sudah banyak sekali kepala - kepala daerah yang telah berprestasi melaksanakan kinerja dengan sangat baik, namun apapun juga masalah - masalah hukum yang ditangani penegak hukum melalui KPK ini akan berdampak kepada kepercayaan publik pada sistem pemerintahan, karena sistem pemerintahan ini adalah punggung eksistensi runningnya administrasi pemerintahan, administrasi kenegaraan, "pungkas Tito"
Lain hal dengan Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan bahwa tujuan dan tugas kepala daerah menjamin stabilitas politik dan keamanan karena tidak akan pernah program - program pemerintah terwujud tanpa stabilitas politik dan keamanan yang kondusip. Peran kepala daerah juga harus menjamin keselamatan masyarakat dari segala bentuk gangguan bencana alam maupun non alam, katanya.
"Setidaknya ada empat persoalan kebangsaan yang selalu saja ada, yang pertama terkait dengan bencana alam dan non alam, yang kedua merebaknya persoalan - persoalan narkotika, yang ketiga terorisme dan radikalisme dan yang terakhir masalah korupsi, ungkap Firli"
Masalah korupsi, kosupsi tidak hanya sekedar tindak pidana tapi jauh dari itu korupsi adalah kejahatan merampas hak - hak rakyat, merampas hak - hak kita semua dan terkadang sangat bertentangan dengan kehormatan hak - hal asasi manusia.
Sekecil apapun nominalnya uang akan cukup jika digunakan untuk kebutuhan hidup, namun sebesar apapun nominalnya uang tidak akan pernah cukup untuk memenuhi gaya hidup, tutup "Firli Bahuri". (Diskominfo SP/CxOne)










.jpeg)