- Dikukuhkan Bupati, Paskibraka Selayar 2026 Siap Emban Amanah Merah Putih
- Wabup dan Sekda Pantau Kesiapan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Pemuda Benteng
- BPBD, Kodim dan Polres Selayar Terus Pantau Perkembangan Gempa, Peringatan Tsunami Berakhir
- Peringatan Tsunami Berakhir, Bupati Selayar Imbau Warga Tetap Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
- Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Silaturahmi Kebangsaan, Dzikir dan Doa HUT ke-81 RI, Bupati Natsir Ali Ajak Jaga Kerukunan
- Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Digelar di Lapangan Gelora Bontomatene, Camat Rusmin Sampaikan Apresiasi
- Hadapi Perkembangan Zaman, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka
- Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Bupati Natsir Ali : Pramuka Harus Berperan Dukung Swasembada Pangan
- Ketua Kwarcab Selayar Pimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka
Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar

MAKASSAR – Sebanyak 839 mahasiswa Universitas Megarezky akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Kepulauan Selayar mulai 3 hingga 31 Agustus 2026. Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, para mahasiswa mendapat pembekalan langsung dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. Muhtar, M.M., di Ballroom Universitas Megarezky, Makassar, Jumat (31/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Muhtar menyampaikan materi bertajuk "Peluang dan Tantangan Kabupaten Kepulauan Selayar". Sebanyak 839 peserta KKN berasal dari tujuh fakultas dan 16 program studi, serta dijadwalkan berangkat menuju Selayar pada 2 Agustus 2026.
Baca Lainnya :
- TP. PKK Selayar Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Tahunan0
- Event Wonderful Sail To Indonesia, Ini Harapan Sekda Selayar 0
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Seminar IDAI, Sambut Hari Jadi ke-414 Selayar dan HUT ke-69 IDI0
- Wabup Saiful Arif Inspeksi Bazar Ramadan, Pastikan Jajanan Takjil Aman Dari Bahan Kimia0
- Bupati Hadiri Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke-600
Di hadapan ratusan mahasiswa, Muhtar memaparkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, hingga ekonomi kreatif. Menurutnya, potensi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar saat ini mengarahkan pembangunan periode 2025–2029 pada transformasi ekonomi melalui digitalisasi, hilirisasi sumber daya alam, penguatan UMKM, serta pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru.
"Keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk perguruan tinggi melalui kegiatan KKN. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi bagi masyarakat," ujar Wabup.
Selain mengulas berbagai peluang, Wakil Bupati juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi daerah kepulauan, seperti keterbatasan infrastruktur, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap para mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam bentuk program-program pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan desa.
Selain Wakil Bupati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. Finriyani Arifin, turut membekali mahasiswa KKN dengan materi "Inovasi Perencanaan Pembangunan Daerah". Ia memaparkan peta inovasi daerah sebagai arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Finriyani memperkenalkan sejumlah inovasi unggulan daerah, di antaranya GEMERLAP (Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa), Silajara Amang, Silajara Caradek, Silajara Gassing, serta berbagai inovasi lainnya. Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu menyelaraskan program kerja KKN dengan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pembekalan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Megarezky tersebut menjadi tahapan akhir sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN.
Selama hampir satu bulan berada di Kabupaten Kepulauan Selayar, para peserta diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)










.jpeg)