- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Selayar Teguhkan Persatuan dan Perdamaian

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat struktural dan fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, personel TNI-Polri, Polsuspas Rutan Selayar, serta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan peran Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Baca Lainnya :
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM0
- Kepedulian Nyata Bupati Natsir Ali, 221 Warga Rentan Terima Bantuan Langsung Rp3,6 Juta per Orang0
- IDI Selayar Bergerak ke Desa, Wabup Muhtar Harap Jadi Program Berkelanjutan0
- Yanti Rahmawati Ukir Sejarah Baru, Bawa PKK Selayar Raih Juara Umum di Jambore dan HKG PKK ke-53 Sulsel di Bone0
- Briefing Para Kepala OPD, Ini Arahan Pjs Bupati Kepulauan Selayar0
Rangkaian upacara diawali dengan bunyi terompet pertama dan kedua, dilanjutkan masuknya pasukan Paskibraka bersama peserta upacara ke lapangan. Prosesi kemudian berlanjut dengan penghormatan kebesaran, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembukaan tanda kebesaran, pembacaan teks Pancasila, hingga penutupan tanda kebesaran.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf khaeruddin Danramil 1415-01/Bontosikuyu, Komandan upacara Kapten Inf Ramli Danramil 1415-04/Bontomatene.
Dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan oleh Wakil Bupati, disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" disebut sebagai penegasan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkeadilan.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila telah menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Pancasila tetap menjadi jangkar moral yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial harus terus dijaga agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang kuat dan harmonis.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat hingga selesai, menjadi simbol penghormatan terhadap dasar negara sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)