- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Virtual, Bupati Selayar Mengikuti Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi

KEPULAUAN SELAYAR - Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) kembali melakukan peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2023–2024 di Thamrin Nine Balroom, Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali didampingi jajaran terkait bergabung mengikuti Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tersebut secara virtual di Ruang Vidcon Rujab Bupati, Selasa (20/12)
Mengangkat tema "Digitalisasi untuk Cegah Korupsi" kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) tersebut diikuti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.
Baca Lainnya :
- Ini Tujuan Disdikbub Selayar Gelar Diseminasi SPMI 0
- Bupati Kepulauan Selayar Tuntaskan Jalur Katrac One Day Trail Andventure 20170
- Hujan Guyur Selayar, Lingkungan Balang Sembo Kembali Tergenang0
- Rakorwas, Sekda Selayar : Intinya Bagaimana Penanganan Covid-19 Berjalan dengan Baik, Tanpa Indikasi Korupsi0
- Pelatihan Administrasi Kelompok PKK Selayar, Hadirkan Narsum Tim Ahli PKK Sulsel0
Ketua KPK yang juga selaku Koordinator Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) Firli Bahuri mengatakan
Pencegahan korupsi menjadi penting karena melalui pencegahan, potensi kerugian negara terselamatkan.
Menurut Firli Bahuri, keberhasilan dan kegagalan aksi pemberantasan korupsi sangat tergantung pada komitmen bersama untuk menjalankannya, pencegahan korupsi sangatlah penting.
"Bapak Presiden Jokowi pernah menyampaikan bahwa Kinerja penegakan hukum bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan dan bukan diukur dari berapa banyak orang yang ditahan, namun harus ada pencegahan yang berkelanjutan agar korupsi tidak terjadi kembali" ucap Firli menirukan pesan Presiden Jokowi
Lebih lanjut Firli menyampaikan laporan pelaksanaan, berikut capaian dan hambatan dalam implementasi Aksi Stranas PK tahun sebelumnya.
Ia mengklaim, pihaknya berhasil menyelamatkan Rp 57,9 triliun kerugian negara dari potensi tindak pidana korupsi selama periode 2022.
"Upaya-upaya pencegahan selama ini, KPK kata dia berhasil menyelamatkan kerugian negara sehingga bisa digunakan untuk mendukung pelaksanaan program nasional" jelasnya
Pada kesempatan tersebut Firli Bahuri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, BUMN dan segenap masyarakat sipil yang terus memberikan dukungan atas upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya korupsi. (Humas-Ical)










.jpeg)