- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
- Bupati Natsir Ali Hadiri Rakor KPK–ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir
- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
Virtual, Bupati Selayar Mengikuti Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi

KEPULAUAN SELAYAR - Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) kembali melakukan peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2023–2024 di Thamrin Nine Balroom, Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali didampingi jajaran terkait bergabung mengikuti Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tersebut secara virtual di Ruang Vidcon Rujab Bupati, Selasa (20/12)
Mengangkat tema "Digitalisasi untuk Cegah Korupsi" kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) tersebut diikuti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.
Baca Lainnya :
- Penguŕus FKUB Kepulauan Selayar Masa Bakti 2020-2025 dikukuhkan0
- Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup TMMD ke-102 di Kepulauan Selayar 0
- Pemkab Selayar melalui BPJSTK Salurkan Santunan JKM sebesar 252 Juta 0
- Aksi Tanam Pohon Awali Rangkaian Kegiatan HKG PKK ke-49 di Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Pra Porda XVI Pencak Silat Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 0
Ketua KPK yang juga selaku Koordinator Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) Firli Bahuri mengatakan
Pencegahan korupsi menjadi penting karena melalui pencegahan, potensi kerugian negara terselamatkan.
Menurut Firli Bahuri, keberhasilan dan kegagalan aksi pemberantasan korupsi sangat tergantung pada komitmen bersama untuk menjalankannya, pencegahan korupsi sangatlah penting.
"Bapak Presiden Jokowi pernah menyampaikan bahwa Kinerja penegakan hukum bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan dan bukan diukur dari berapa banyak orang yang ditahan, namun harus ada pencegahan yang berkelanjutan agar korupsi tidak terjadi kembali" ucap Firli menirukan pesan Presiden Jokowi
Lebih lanjut Firli menyampaikan laporan pelaksanaan, berikut capaian dan hambatan dalam implementasi Aksi Stranas PK tahun sebelumnya.
Ia mengklaim, pihaknya berhasil menyelamatkan Rp 57,9 triliun kerugian negara dari potensi tindak pidana korupsi selama periode 2022.
"Upaya-upaya pencegahan selama ini, KPK kata dia berhasil menyelamatkan kerugian negara sehingga bisa digunakan untuk mendukung pelaksanaan program nasional" jelasnya
Pada kesempatan tersebut Firli Bahuri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, BUMN dan segenap masyarakat sipil yang terus memberikan dukungan atas upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya korupsi. (Humas-Ical)










.jpeg)