- UPP Kelas III Selayar Gelar Rakor Persiapan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026
- Desa Garaupa Siap Panen 120 Ton Jagung Berpotensi Hasilkan Rp480 Juta, Bukti Dukungan Program GEMETAR
- Polres Selayar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Media, Perkuat Sinergi Sukseskan Ops Ketupat 2026
- Panen Jagung Pasilambena Capai 155 Ton, Perkuat Program GEMETAR Pemkab Selayar
- Pemenang Festival Ramadan 1447 H Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Diumumkan pada Peringatan Nuzulul Qur'an
- Nuzulul Qur an di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Al-Qur an dalam Pembangunan Daerah
- Bupati Selayar Buka Penerimaan Zakat Mal 2026, Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 45 Mahasiswa
- Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang dan Disambut Bupati Selayar
- Nuzulul Qur an di Masjid Babul Khaer, Bupati Natsir Ali Serukan Al-Qur an Jadi Sahabat di Era Digital
- Buka Puasa Bersama di Rujab, Bupati Natsir Ali Tegaskan Rumah Jabatan Milik Seluruh Masyarakat
Pinca Bank Sulselbar Selayar Jaga Kepala Desa dari Risiko Hukum, CMS Permudah Pengelolaan Keuangan

KEPULAUAN SELAYAR – Transaksi non tunai melalui Cash Management System (CMS) menjadi solusi aman dan efisien dalam pengelolaan keuangan desa. Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Nasrum, dalam kegiatan sosialisasi penggunaan CMS bagi pemerintah desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Selayar, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan hasil kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Bank Sulselbar Cabang Selayar ini dihadiri para Sekretaris Desa dan Bendahara Desa, sebagai langkah awal percepatan digitalisasi layanan keuangan desa.
Dalam penyampaiannya, Nasrum menekankan bahwa CMS bukan hanya memudahkan transaksi, tapi juga melindungi kepala desa dan perangkatnya dari potensi masalah hukum.
Baca Lainnya :
- World Clean Up Day, Ribuan Relawan Berjibaku Dalam Aksi Pembersihan di Jalan Metro0
- Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Shalat Idul Adha 1440 H Bersama Warga di Lapangan Pemuda Benteng 0
- Pendekatan Persuasif ke Panitia Mesjid Oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Selayar, Ini Tujuannya0
- Buka Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Ini Sambutan Asisten Administrasi 0
- Cegah Sebaran Covid-19, Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Laut Selayar Ditutup0
“Tujuan kami sederhana: kami ingin menjaga kepala desa dan seluruh perangkatnya. Dengan menggunakan CMS, semua transaksi tercatat, aman, dan bisa dipertanggungjawabkan. Gunakanlah CMS untuk semua transaksi keuangan desa,” ujar Nasrum.
Ia menambahkan, CMS memungkinkan pembayaran pajak, transfer gaji, hingga pencetakan laporan keuangan dilakukan tanpa perlu lagi datang ke kantor bank.
“Tidak perlu lagi ke kantor BPD hanya untuk cetak rekening koran. Lewat CMS semua bisa diakses langsung dari desa. Praktis, cepat, dan aman,” jelasnya.
CMS juga terhubung dengan sistem pelaporan, sehingga semua transaksi terekam otomatis dan siap untuk dipertanggungjawabkan kepada auditor atau pihak berwenang.
Sebagai bentuk dukungan, Bank Sulselbar akan menyediakan fasilitas “Aganku” di setiap desa, guna mendukung kelancaran transaksi digital.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Selayar Zulfikri yang membuka kegiatan ini menegaskan bahwa penggunaan transaksi non tunai adalah bagian dari digitalisasi tata kelola desa, serta bentuk penguatan pengendalian internal.
“Ini bukan untuk menyulitkan desa, justru agar lebih tertib, profesional, dan disiplin. Dengan sistem ini, kita ingin perangkat desa semakin memahami tupoksi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadis PMD.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video edukatif tentang CMS dan sesi diskusi interaktif, yang memberikan ruang tanya jawab langsung antara peserta dan pihak Bank Sulselbar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan desa-desa di Kepulauan Selayar semakin siap bertransformasi menuju tata kelola keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel berbasis digital. (HUMAS - IC)










.jpeg)