- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Pinca Bank Sulselbar Selayar Jaga Kepala Desa dari Risiko Hukum, CMS Permudah Pengelolaan Keuangan

KEPULAUAN SELAYAR – Transaksi non tunai melalui Cash Management System (CMS) menjadi solusi aman dan efisien dalam pengelolaan keuangan desa. Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Nasrum, dalam kegiatan sosialisasi penggunaan CMS bagi pemerintah desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Selayar, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan hasil kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Bank Sulselbar Cabang Selayar ini dihadiri para Sekretaris Desa dan Bendahara Desa, sebagai langkah awal percepatan digitalisasi layanan keuangan desa.
Dalam penyampaiannya, Nasrum menekankan bahwa CMS bukan hanya memudahkan transaksi, tapi juga melindungi kepala desa dan perangkatnya dari potensi masalah hukum.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Pagelaran Seni teater Mahasiswa Politeknik Negeri Bali 0
- Bupati Selayar Lepas Peserta Gerak Jalan Sehat HKG PKK ke-52 0
- M. Affandi Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Selayar Pengganti Antar Waktu0
- Asisten Ekbangkes Selayar Pimpin Shalat Gerhana di Masjid Agung Al-Umaraini0
- Kajari Selayar Sosialisasikan P3DN Terhadap Para PPK0
“Tujuan kami sederhana: kami ingin menjaga kepala desa dan seluruh perangkatnya. Dengan menggunakan CMS, semua transaksi tercatat, aman, dan bisa dipertanggungjawabkan. Gunakanlah CMS untuk semua transaksi keuangan desa,” ujar Nasrum.
Ia menambahkan, CMS memungkinkan pembayaran pajak, transfer gaji, hingga pencetakan laporan keuangan dilakukan tanpa perlu lagi datang ke kantor bank.
“Tidak perlu lagi ke kantor BPD hanya untuk cetak rekening koran. Lewat CMS semua bisa diakses langsung dari desa. Praktis, cepat, dan aman,” jelasnya.
CMS juga terhubung dengan sistem pelaporan, sehingga semua transaksi terekam otomatis dan siap untuk dipertanggungjawabkan kepada auditor atau pihak berwenang.
Sebagai bentuk dukungan, Bank Sulselbar akan menyediakan fasilitas “Aganku” di setiap desa, guna mendukung kelancaran transaksi digital.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Selayar Zulfikri yang membuka kegiatan ini menegaskan bahwa penggunaan transaksi non tunai adalah bagian dari digitalisasi tata kelola desa, serta bentuk penguatan pengendalian internal.
“Ini bukan untuk menyulitkan desa, justru agar lebih tertib, profesional, dan disiplin. Dengan sistem ini, kita ingin perangkat desa semakin memahami tupoksi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadis PMD.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video edukatif tentang CMS dan sesi diskusi interaktif, yang memberikan ruang tanya jawab langsung antara peserta dan pihak Bank Sulselbar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan desa-desa di Kepulauan Selayar semakin siap bertransformasi menuju tata kelola keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel berbasis digital. (HUMAS - IC)











.jpeg)