- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
Pinca Bank Sulselbar Selayar Jaga Kepala Desa dari Risiko Hukum, CMS Permudah Pengelolaan Keuangan

KEPULAUAN SELAYAR – Transaksi non tunai melalui Cash Management System (CMS) menjadi solusi aman dan efisien dalam pengelolaan keuangan desa. Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Nasrum, dalam kegiatan sosialisasi penggunaan CMS bagi pemerintah desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Selayar, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan hasil kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Bank Sulselbar Cabang Selayar ini dihadiri para Sekretaris Desa dan Bendahara Desa, sebagai langkah awal percepatan digitalisasi layanan keuangan desa.
Dalam penyampaiannya, Nasrum menekankan bahwa CMS bukan hanya memudahkan transaksi, tapi juga melindungi kepala desa dan perangkatnya dari potensi masalah hukum.
Baca Lainnya :
- World Clean Up Day, Ribuan Relawan Berjibaku Dalam Aksi Pembersihan di Jalan Metro0
- Rapat Perdana Diskominfo-SP, Andi Imran : Meski Dinas Baru Kita Harus Bergerak Cepat Bersaing dengan Inovasi0
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL Untuk Masyarakat Pasimasunggu Timur0
- Dandim 1415 Kepulauan Selayar Pimpin Upacara HUT Damkar ke-980
- Bupati Kep. Selayar Hadiri Acara Penyerahan Hasil Evaluasi Kinerja Instansi Kabupaten/Kota0
“Tujuan kami sederhana: kami ingin menjaga kepala desa dan seluruh perangkatnya. Dengan menggunakan CMS, semua transaksi tercatat, aman, dan bisa dipertanggungjawabkan. Gunakanlah CMS untuk semua transaksi keuangan desa,” ujar Nasrum.
Ia menambahkan, CMS memungkinkan pembayaran pajak, transfer gaji, hingga pencetakan laporan keuangan dilakukan tanpa perlu lagi datang ke kantor bank.
“Tidak perlu lagi ke kantor BPD hanya untuk cetak rekening koran. Lewat CMS semua bisa diakses langsung dari desa. Praktis, cepat, dan aman,” jelasnya.
CMS juga terhubung dengan sistem pelaporan, sehingga semua transaksi terekam otomatis dan siap untuk dipertanggungjawabkan kepada auditor atau pihak berwenang.
Sebagai bentuk dukungan, Bank Sulselbar akan menyediakan fasilitas “Aganku” di setiap desa, guna mendukung kelancaran transaksi digital.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Selayar Zulfikri yang membuka kegiatan ini menegaskan bahwa penggunaan transaksi non tunai adalah bagian dari digitalisasi tata kelola desa, serta bentuk penguatan pengendalian internal.
“Ini bukan untuk menyulitkan desa, justru agar lebih tertib, profesional, dan disiplin. Dengan sistem ini, kita ingin perangkat desa semakin memahami tupoksi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadis PMD.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video edukatif tentang CMS dan sesi diskusi interaktif, yang memberikan ruang tanya jawab langsung antara peserta dan pihak Bank Sulselbar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan desa-desa di Kepulauan Selayar semakin siap bertransformasi menuju tata kelola keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel berbasis digital. (HUMAS - IC)










.jpeg)