- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Sarana Instropeksi : Dinas Bukan Ajang Menjatuhkan, Tapi Rumah Besar Sebuah Tim
(5)_copy_1280x8521.jpg)
OPINI - Dalam sebuah institusi pemerintah, khususnya di lingkungan dinas, kebersamaan adalah fondasi utama yang menentukan keberhasilan pelayanan publik. Dinas bukanlah panggung kompetisi antarindividu, melainkan ruang kolaboratif tempat semua peran saling terhubung dan saling menguatkan. Ketika satu bagian melemah, seluruh sistem akan terdampak.
Tantangan ke depan semakin kompleks, Masyarakat kini menuntut kecepatan, ketepatan, dan transparansi dalam setiap pelayanan. Dunia bergerak cepat, teknologi berkembang, dan ekspektasi publik terhadap kinerja aparatur negara semakin tinggi. Jika internal dinas tidak solid, maka sulit berharap pelayanan bisa maksimal.
Setiap orang punya kelebihan, punya cara sendiri dalam bekerja. Tapi bukan berarti yang satu harus menjatuhkan yang lain demi terlihat paling bersinar. Karena percayalah, sinar paling terang pun tak akan ada gunanya jika malah membakar rekan sendiri.
Baca Lainnya :
- Paripurna DPRD Kepulauan Selayar Dihadiri 19 Anggota Dewan, Ini Agendanya0
- Usai dilantik, Bupati Natsir Ali Jalani Retret di Akademi Militer, Ingatkan Jajaran Perangkat Daerah Tetap Fokus Bekerja0
- 6 Pejabat Pemkab Selayar Ikut Assessment Jabatan Lowong, Ini Arahan Wakil Bupati 0
- Bupati Selayar Jamu Makan Malam Menteri Kelautan dan Perikanan RI0
- Hari Pertama Kerja Setelah Cuti Bersama Idul Fitri, Wabup Minta ASN Fokus Melayani Masyarakat0
Saling menjatuhkan itu tidak baik. Ia bukan hanya menciptakan luka, tapi juga mematikan semangat kerja. Bukan hanya merusak nama orang lain, tapi juga mencoreng nama instansi sendiri. Tidak ada kemenangan sejati dari menjatuhkan rekan. Yang ada hanyalah kekacauan, rasa tidak percaya, dan pelayanan publik yang mandek.
Lebih dari itu, orang yang gemar menjatuhkan rekan, sejatinya sedang merusak tatanan dan sistem kerja yang telah dibangun bersama. Ia adalah titik lemah dalam barisan. Alih-alih membawa kemajuan, justru menjadi sumber kekacauan yang bisa menjatuhkan citra dinas di mata publik. Sistem yang semestinya bergerak cepat dan harmonis akan tersendat karena ego dan rasa iri yang dibiarkan tumbuh.
Padahal, dinas bukan soal siapa yang unggul sendirian. Ini adalah rumah besar yang dibangun atas dasar tanggung jawab kolektif. Ketika satu orang mencoba menghancurkan yang lain, sesungguhnya ia sedang menggali lubang untuk dirinya sendiri dan institusinya.
Sebaliknya, jika kebersamaan ditegakkan, maka tantangan sebesar apapun akan lebih mudah dihadapi. Kritik dan evaluasi tetap penting, tapi harus dibungkus dalam semangat membangun, bukan menjatuhkan.
Mari jaga suasana kerja yang sehat. Hargai setiap peran, sekecil apapun itu. Bangun dinas sebagai rumah besar yang aman dan nyaman untuk bertumbuh, bukan sebagai medan tempur yang saling melukai.
Karena pada akhirnya, yang dinilai bukan siapa yang paling bersinar, tapi seberapa besar dampak positif yang dihasilkan oleh sebuah tim yang solid dan mampu bergerak cepat menjawab kebutuhan zaman.
________________
Tujuan dari opini ini:
1. Mengajak seluruh pegawai dinas menyadari pentingnya kerja tim dan kebersamaan.
2. Menegaskan bahwa perilaku saling menjatuhkan adalah racun yang merusak sistem dan semangat pelayanan.
3. Membangun budaya kerja yang sehat, saling menghargai, dan saling menguatkan antarpegawai.
4. Mendorong refleksi diri agar setiap individu lebih fokus pada kontribusi nyata daripada persaingan semu.
5. Menguatkan semangat kolektif untuk menghadapi tuntutan publik yang makin kompleks dan cepat.
Wassalam.











.jpeg)