- Shalat Istiqosah di Lapangan Pemuda Benteng: Ajakan Doa Bersama dari Selayar untuk Indonesia
- Sinergi Pemda–Bawaslu, Jaga Marwah Demokrasi Selayar
- Bupati Natsir Ali dan BAZNAS Selayar Dianugerahi Penghargaan Nasional
- Pengelolaan Zakat Inovatif, Baznas Selayar Harumkan Nama Daerah di BAZNAS Award 2025
- Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tanadoang Tahun 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi Terbuka Calon Anggota Dewan Pengawas Perusahaan umum Daerah Tirta Tanadoang Tahun 2025
- Duduk Bersama Ala Prajurit, Dandim 1415/Selayar Bangun Sinergi dengan Jurnalis
- Ranperda Perubahan APBD 2025 Diserahkan Wabup Muhtar pada Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan Iklan dan Mutu Pangan
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT
Bupati Natsir Ali Tak Sekadar Bicara: Keliling Koordinasi dan Pulang Bawa Hasil Nyata

MAKASSAR– Ketekunan dan komitmen Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, dalam mendorong kemajuan daerah kembali menuai hasil nyata. Usulan pembangunan Instalasi Karantina Hewan (IKH) yang diajukan Bupati mendapat sambutan positif dari Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Sulawesi Selatan, membuka peluang besar bagi peningkatan pengawasan komoditas dan penguatan ekonomi lokal.
Kabar menggembirakan ini terungkap dalam kunjungan koordinasi Bupati Selayar ke kantor Balai Besar Karantina di Makassar, Selasa (15/7/2025). Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat sinergi kelembagaan serta mendorong dukungan terhadap pengembangan sektor unggulan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natsir Ali yang dalam kunjungannya didampingi Inspektur Kabupaten Irwan Baso memaparkan sejumlah potensi strategis yang dimiliki Kepulauan Selayar, terutama di sektor perikanan dan pertanian.
Baca Lainnya :
- Ziarah Nasional, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Tabur Bunga di TMP Barugaiya 1
- Bunda PAUD Musrifah Basli Diantara Ratusan Anak TK dan KB Se-Kec Bontomanai Mengukir Prestasi Menuju Generasi Cerdas0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Tim BPK Perwakilan Sulsel0
- Diskominfo Kolaborasi USAID Erat Gelar FGD Pemetaan Pemanfaatan SDI0
- Ketua TP PKK Kepulauan Selayar Lakukan Pembinaan Program PKK di Desa Menara Indah0
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam dialog itu adalah usulan pembangunan Instalasi Karantina Hewan di wilayah Kepulauan Selayar. Menariknya, menurut pengakuan Bupati, usulan tersebut belum disampaikan secara resmi melalui surat, melainkan terlontar secara spontan dalam suasana diskusi yang cair dan penuh semangat.
“Usulan ini mengalir begitu saja dalam pertemuan tadi. Belum ada surat resmi, tapi alhamdulillah langsung disambut positif oleh pihak balai,” ungkap Bupati Natsir Ali dengan penuh rasa syukur.
Ia menekankan bahwa posisi geografis Selayar yang berada di jalur pelayaran nasional menjadikannya sangat strategis sebagai lokasi pengawasan dan distribusi hewan serta hasil perikanan.
“Dengan posisi geografis Selayar yang strategis sebagai daerah kepulauan, sangat cocok untuk pengembangan kawasan instalasi karantina. Ini akan memperkuat sistem pengawasan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah,” tambahnya.
Pihak Balai Karantina menyatakan antusiasme mereka terhadap inisiatif tersebut. Mereka bahkan langsung menyampaikan syarat teknis utama, yakni ketersediaan lahan minimal 5 hektare sebagai lokasi pembangunan fasilitas.
Menanggapi hal itu, Bupati Natsir Ali menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Selayar.
“Kami siap mendukung penuh dan akan menyiapkan lahan minimal 5 hektare untuk mewujudkan pembangunan Instalasi Karantina Hewan di Selayar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti potensi besar yang akan muncul dari hadirnya IKH di Selayar, khususnya dalam mendukung aktivitas ekspor-impor ternak dan pergerakan komoditas hewan antarpulau
“Dengan rencana lalu lintas ternak yang bisa mencapai hingga 3 juta ekor sapi keluar masuk melalui instalasi karantina ini, tentu akan memberi nilai tambah ekonomi dan menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Selayar,” jelas Bupati
Pertemuan ditutup dengan semangat optimisme atas peluang kerja sama yang konkret antara Pemkab Kepulauan Selayar dan Balai Besar Karantina. Langkah ini diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat sistem pengawasan komoditas, mendongkrak potensi lokal, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Selayar.
(HUMAS-IC)
