- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
- Wabup Bersama Sekda Selayar Hadiri Rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden Bersama Gubernur Sulsel
Bupati Natsir Ali Tak Sekadar Bicara: Keliling Koordinasi dan Pulang Bawa Hasil Nyata

MAKASSAR– Ketekunan dan komitmen Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, dalam mendorong kemajuan daerah kembali menuai hasil nyata. Usulan pembangunan Instalasi Karantina Hewan (IKH) yang diajukan Bupati mendapat sambutan positif dari Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Sulawesi Selatan, membuka peluang besar bagi peningkatan pengawasan komoditas dan penguatan ekonomi lokal.
Kabar menggembirakan ini terungkap dalam kunjungan koordinasi Bupati Selayar ke kantor Balai Besar Karantina di Makassar, Selasa (15/7/2025). Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat sinergi kelembagaan serta mendorong dukungan terhadap pengembangan sektor unggulan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natsir Ali yang dalam kunjungannya didampingi Inspektur Kabupaten Irwan Baso memaparkan sejumlah potensi strategis yang dimiliki Kepulauan Selayar, terutama di sektor perikanan dan pertanian.
Baca Lainnya :
- Paripurna DPRD Selayar, Tetapkan Dua Naskah Ranperda Menjadi Perda 0
- Bupati Bersama Wabup Kepulauan Selayar Kompak Hadiri Monev KPK di Bantaeng0
- Lepas Tim TITAC, Ini Pesan Kadispora Selayar 0
- Kerukunan Keluarga Bajo Indonesia Siap Sukseskan Festival Bajo Kepulauan Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Tinjau Air Terjun Uhe Gonggong 0

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam dialog itu adalah usulan pembangunan Instalasi Karantina Hewan di wilayah Kepulauan Selayar. Menariknya, menurut pengakuan Bupati, usulan tersebut belum disampaikan secara resmi melalui surat, melainkan terlontar secara spontan dalam suasana diskusi yang cair dan penuh semangat.
“Usulan ini mengalir begitu saja dalam pertemuan tadi. Belum ada surat resmi, tapi alhamdulillah langsung disambut positif oleh pihak balai,” ungkap Bupati Natsir Ali dengan penuh rasa syukur.
Ia menekankan bahwa posisi geografis Selayar yang berada di jalur pelayaran nasional menjadikannya sangat strategis sebagai lokasi pengawasan dan distribusi hewan serta hasil perikanan.
“Dengan posisi geografis Selayar yang strategis sebagai daerah kepulauan, sangat cocok untuk pengembangan kawasan instalasi karantina. Ini akan memperkuat sistem pengawasan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah,” tambahnya.
Pihak Balai Karantina menyatakan antusiasme mereka terhadap inisiatif tersebut. Mereka bahkan langsung menyampaikan syarat teknis utama, yakni ketersediaan lahan minimal 5 hektare sebagai lokasi pembangunan fasilitas.
Menanggapi hal itu, Bupati Natsir Ali menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Selayar.
“Kami siap mendukung penuh dan akan menyiapkan lahan minimal 5 hektare untuk mewujudkan pembangunan Instalasi Karantina Hewan di Selayar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti potensi besar yang akan muncul dari hadirnya IKH di Selayar, khususnya dalam mendukung aktivitas ekspor-impor ternak dan pergerakan komoditas hewan antarpulau
“Dengan rencana lalu lintas ternak yang bisa mencapai hingga 3 juta ekor sapi keluar masuk melalui instalasi karantina ini, tentu akan memberi nilai tambah ekonomi dan menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Selayar,” jelas Bupati
Pertemuan ditutup dengan semangat optimisme atas peluang kerja sama yang konkret antara Pemkab Kepulauan Selayar dan Balai Besar Karantina. Langkah ini diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat sistem pengawasan komoditas, mendongkrak potensi lokal, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Selayar.
(HUMAS-IC)










.jpeg)