- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
TK Negeri Benteng Selatan Tamatkan 47 Siswanya, Berikut Pesan Bunda Paud

KEPULAUAN SELAYAR - Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Benteng Selatan Nomor 4 Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan menamatkan dan melepas siswanya sebanyak 47 orang untuk Tahun Ajaran 2021/2022.
Penamatan dan pelepasan ini berlangsung di Baruga eks Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (16/6/2022), dihadiri oleh Bunda Paud Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, SE., M.M, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mustakim KR, komite sekolah, serta para orang tua siswa dan undangan lainnya.
Sementara tema penamatan dan pelepasan siswa ini adalah "Kankugapai Ilmu Sejak Dini agar Sukses Dimasa Depan"
Bunda Paud Kabupaten Kepulauan Musrifah Basli dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar anak-anak yang telah ditamatkan kedepan dapat menjadi orang-orang yang berkarakter, hebat dan membanggakan guru, orang tua, khususnya juga membanggakan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
"Kepada Kepala Tk Negeri Benteng Selatan saya sampaikan ucapan selamat dan sukses atas penamatan siswanya hari ini. Semoga TK Negeri Benteng Selatan Nomor 4 kedepan dapat terus berbenah, kreatif dan semakin berkualitas," ucap Musrifah Basli.
Dikatakan, tugas mendidik anak bukan semata-mata hanya tugas para guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama guru dan dan orang tua. Artinya orang tua harus bekerjasama dengan para guru, katanya.
"Saat ini kita diperhadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu canggih, seperti penggunaan handphone, yang bukan hanya digunakan orang tua, tetapi juga anak-anak kita. Melalui kesempatan ini saya sampaikan agar para guru dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi anak-anak dalam penggunaan handphone, supaya nantinya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan," pintanya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Mustakim KR mengungkapkan bahwa kurang lebih dua tahun tidak dilaksanakan penamatan secara terbuka karena adanya pandemi Covid-19. Olehnya itu ia menyampaikan rasa syukurnya karena penamatan siswa dengan mengundang sejumlah komponen terkait sudah bisa dilaksanakan.
"Pada hakekatnya kita mengundang orang tua siswa, komite sekolah dan stakeholder lainnya adalah untuk bagaimana kita memberikan motivasi dan mendorong pihak sekolah agar kedepan bisa lebih baik, sekaligus memperlihatkan keberadaan TK melalui penamatan bahwa inilah yang dilakukan oleh para guru, sehingga orang tua murid yang lain berlomba-lomba untuk menyekolahkan anaknya," terang Mustakim KR. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)