- Bupati Natsir Ali Buka Jalan Generasi Selayar ke Unhas, Seleksi Kini Digelar di SMK Negeri 1 Selayar
- Lewat BESTARI Saintek, Ketua TP PKK Selayar Perkuat Peran Perempuan dalam Hilirisasi Kelapa
- Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Ekonomi Kelapa, Wabup Dorong Inovasi Berkelanjutan
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
Camat Pasilambena Dorong Wilayahnya Jadi Gerbang Terdepan Sulsel
_copy_1024x769.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR — Kecamatan Pasilambena diharapkan tidak lagi dipandang sebagai wilayah terluar Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebaliknya, daerah tersebut harus diposisikan sebagai wilayah terdepan Provinsi Sulawesi Selatan yang berbatasan langsung dengan tiga provinsi, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hal tersebut ditegaskan Camat Pasilambena, Andi Irwan, dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Gerakan Mahasiswa Pelajar Pasilambena (GMPP), yang dirangkaikan dengan rapat kerja dan upgrading pengurus, di Hotel Grand Malibu Makassar, Jumat (30/1/2026).
Menurut Andi Irwan, posisi strategis Pasilambena harus dimanfaatkan untuk mendorong percepatan pembangunan, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah melalui peningkatan konektivitas transportasi laut.
Baca Lainnya :
“Ini menjadi tugas bersama untuk membangun komunikasi dengan Balai Pengelola Transportasi Sungai, Danau, dan Laut guna membuka akses transportasi dari Latokdok, Pasilambena menuju Bau-Bau di Sulawesi Tenggara serta Maumere di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Ia menilai, pembukaan jalur transportasi tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Selain itu, Andi Irwan menyoroti potensi sumber daya kelautan Pasilambena yang dinilai sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.
“Sumber daya laut yang begitu banyak di wilayah Pasilambena belum bisa kita nikmati, padahal berada di sekeliling kita. Kekeliruan kita selama ini karena orang-orang yang telah memperoleh pendidikan tinggi belum sepenuhnya memberikan kontribusi nyata. Ini adalah tanggung jawab sosial dan tanggung jawab moral kita semua sebagai putra-putri Pasilambena,” tegasnya.
Terkait hal tersebut, Camat Pasilambena meminta GMPP untuk bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam merumuskan persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi wilayah tersebut, sekaligus mencari solusi strategis untuk mendorong kemajuan daerah.
Ia juga berharap kehadiran GMPP dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui kontribusi pemikiran dan inovasi, serta menjadi mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan Pasilambena ke depan. (Im)










.jpeg)