- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
- Wabup Bersama Sekda Selayar Hadiri Rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden Bersama Gubernur Sulsel
- Andi Musrifah Tekankan Disiplin Kerja dan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemkab pada Rapat Internal Diskominfo-SP
- Dari Kampus untuk Selayar, Pengurus DPC IKA IKIP/UNM Resmi Dilantik
- Raperda RTRW Kabupaten Kepulauan Selayar 2026–2046 Resmi Disahkan Jadi Perda
- HLM Optimalisasi PAD PKB 2026, Pemkab Selayar Genjot Balik Nama Kendaraan dan Perkuat ETPD
- Wabup Muhtar : Jumpa Berlian, Komitmen Pemkab Selayar Wujudkan Daerah Aman, Sehat, Resik, dan Indah
- Kadis Kominfo-SP Dwiyanti Musrifah Pimpin Uji Sinyal, Percepat Pemerataan Akses Telekomunikasi
- Samsat Selayar Siapkan Hadiah Umroh bagi Wajib Pajak yang Tertib Bayar Pajak Kendaraan
- Pemkab Selayar Matangkan Kerja Bakti Terpadu Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Fokus Penataan Jalan Metro
Tahap Pertama Selayar Dapat Jatah 1.665 Vaksin Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah sudah membagikan dan mengirimkan vaksin virus corona ke berbagai daerah di Indonesia. Namun hingga Rabu (7/1/2021) vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Kepulauan Selayar belum tiba di daerah.
"Sebenarnya dari jadwal yang ada, vaksin Covid-19 itu sudah salurkan ke daerah mulai hari ini. Untuk sementara ada 1.665 dosis vaksin untuk Selayar, tetapi masih ada di Makassar. Kita belum mengetahui mekanismenya apakah dijemput di Makassar atau diantarkan ke Selayar," kata anggota tim ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes.
dr. Husaini yang notabenenya adalah Kadis Kesehatan mengemukakan dari 1.665 vaksin, yang menjadi skala prioritas untuk divaksin adalah para tenaga kesehatan. Sembari menunggu juknis, namun Kadinkes menyampaikan bahwa untuk penyuntikan pertama direncanakan adalah para pejabat-pejabat publik.
Baca Lainnya :
- Kadinkes Kepulauan Selayar Terus Imbau Masyarakat untuk Jaga Kebersihan0
- Cegah Corona, BPK RI Terapkan Metode Pemeriksaan Desk Audit dan Teleconference0
- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar, Umumkan Pasien Pertama Positif Corona0
- Kristalab Surya Medika, dan Inti Sulawesi Selatan Serahkan APD ke GTPPC19 Selayar0
- Ketiga Kalinya Desa Nyiur Indah Semprotkan Disinpektan ke Rumah Warga0
"Untuk penyuntikan pertama kita rencanakan adalah pak Bupati H. Muh. Basli Ali, Ketua DPRD, dan forkopimda, yang penting memenuhi syarat. Saya sudah konfirmasi ke pak Basli dan beliau bersedia," jelas dr. Husaini.
Dr. Husaini juga menyampaikan bahwa tahap kedua yang prioritas untuk divaksin adalah pelayan-pelayan publik, seperti PMI, Polri, dan semua yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Meskipun nanti sudah divaksin, namun anggota Tim Ahli Satgas Covid-19 Selayar ini berharap agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena menurutnya vaksin hanyalah salah satu untuk pencegahan penularan Covid-19. Vaksin itu kata dia harus seiring sejalan dengan protokol kesehatan.
Terkait dengan isu bahwa akan ada sanksi jika ada yang menolak untuk divaksin, Kadinkes meminta agar jangan mempercayai informasi hoax. Pasalnya menyangkut sanksi kata dr. Husaini belum ada di juknis.
"Tapi sebenarnya untuk apa menolak, padahal itu vaksin diberikan agar supaya terbentuk kekebalan tubuh terutama kebal terhadap virus Corona. Kebal dalam hal ini terbagi dua, yaitu kebal per individu karena divaksin perorangan. Nanti lambat laun jika cakupannya sudah tinggi akan timbul kekebalan kelompok. Kalau sudah terbentuk kekebalan kelompok Insya Allah rantai penularan Covid-19 akan terputus, dan ini yang kita harapkan," paparnya.
Ia mengimbau agar program pemerintah tetap didukung dan jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat. (Im)










.jpeg)