- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Tahap Pertama Selayar Dapat Jatah 1.665 Vaksin Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah sudah membagikan dan mengirimkan vaksin virus corona ke berbagai daerah di Indonesia. Namun hingga Rabu (7/1/2021) vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Kepulauan Selayar belum tiba di daerah.
"Sebenarnya dari jadwal yang ada, vaksin Covid-19 itu sudah salurkan ke daerah mulai hari ini. Untuk sementara ada 1.665 dosis vaksin untuk Selayar, tetapi masih ada di Makassar. Kita belum mengetahui mekanismenya apakah dijemput di Makassar atau diantarkan ke Selayar," kata anggota tim ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes.
dr. Husaini yang notabenenya adalah Kadis Kesehatan mengemukakan dari 1.665 vaksin, yang menjadi skala prioritas untuk divaksin adalah para tenaga kesehatan. Sembari menunggu juknis, namun Kadinkes menyampaikan bahwa untuk penyuntikan pertama direncanakan adalah para pejabat-pejabat publik.
Baca Lainnya :
- Update Data Penanganan Covid-19, Jubir Gugus Tugas : Zona Merah Makin Dekat ke Selayar0
- Menuju Pulau, Dinsos Selayar Salurkan Bantuan Kepada Warga yang Terkena Dampak Covid-190
- Covid-19, MBA Pantau Tempat Isolasi Warga dari Zona Merah0
- Bupati Kepulauan Selayar Gratiskan Rapid Test Bagi Mahasiswa dan Pelajar0
- Satu Lagi Pasien Sembuh dari Covid-19 Dipulangkan ke Selayar0
"Untuk penyuntikan pertama kita rencanakan adalah pak Bupati H. Muh. Basli Ali, Ketua DPRD, dan forkopimda, yang penting memenuhi syarat. Saya sudah konfirmasi ke pak Basli dan beliau bersedia," jelas dr. Husaini.
Dr. Husaini juga menyampaikan bahwa tahap kedua yang prioritas untuk divaksin adalah pelayan-pelayan publik, seperti PMI, Polri, dan semua yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Meskipun nanti sudah divaksin, namun anggota Tim Ahli Satgas Covid-19 Selayar ini berharap agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena menurutnya vaksin hanyalah salah satu untuk pencegahan penularan Covid-19. Vaksin itu kata dia harus seiring sejalan dengan protokol kesehatan.
Terkait dengan isu bahwa akan ada sanksi jika ada yang menolak untuk divaksin, Kadinkes meminta agar jangan mempercayai informasi hoax. Pasalnya menyangkut sanksi kata dr. Husaini belum ada di juknis.
"Tapi sebenarnya untuk apa menolak, padahal itu vaksin diberikan agar supaya terbentuk kekebalan tubuh terutama kebal terhadap virus Corona. Kebal dalam hal ini terbagi dua, yaitu kebal per individu karena divaksin perorangan. Nanti lambat laun jika cakupannya sudah tinggi akan timbul kekebalan kelompok. Kalau sudah terbentuk kekebalan kelompok Insya Allah rantai penularan Covid-19 akan terputus, dan ini yang kita harapkan," paparnya.
Ia mengimbau agar program pemerintah tetap didukung dan jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat. (Im)










.jpeg)