- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
SMEP TP PKK Selayar Dorong Pojok Baca Jadi Ruang Literasi Keluarga

KEPULAUAN SELAYAR — Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar mendorong penguatan fungsi Pojok Baca sebagai ruang literasi yang aktif bagi anak dan keluarga.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Indra Jauharini, saat memimpin kunjungan ke sejumlah Pojok Baca di Desa Mare-Mare, Kecamatan Bontomanai, Senin (21/9/2026).
Baca Lainnya :
- Lantik Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Bontosikuyu, Ini Harapan Musrifah Basli0
- Gelar Pelatihan Tematik Dinas Pertanian Selayar olah Tumbuhan Sekitar Jadi Pestisida 0
- Enam Kades Terpilih Tampil Paparkan Inovasi Di Ajang Lomba Desa Tingkat Kepulauan Selayar0
- Basli Ali Lepas Peserta Fun Walk BRI Kanca Benteng Selayar0
- Asisten Administrasi Buka Sosialisasi dan Pelaporan LHKPN0
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan SMEP TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar di Kecamatan Bontomanai. Indra didampingi sejumlah pengurus TP PKK dalam meninjau keberadaan dan pemanfaatan Pojok Baca di desa tersebut.
Pojok Baca merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program unggulan Gerakan PKK melalui Gelari Pelangi, yang diarahkan agar dapat tersedia di setiap desa sebagai sarana penguatan budaya literasi masyarakat.
Indra Jauharini mengatakan, keberadaan Pojok Baca tidak semestinya hanya menjadi tempat menyimpan koleksi buku. Lebih dari itu, Pojok Baca diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak maupun keluarga.
“Pojok Baca ini jangan hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar menjadi ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat dan budaya membaca, memperluas wawasan, sekaligus mendorong anak-anak untuk lebih giat belajar dan mengembangkan kreativitas.
Indra juga mendorong kader PKK dan pengelola Pojok Baca untuk memperbarui bahan bacaan secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat. Pengelola juga diharapkan menghadirkan kegiatan literasi yang menarik, seperti membaca bersama, mendongeng, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya.
“Dengan kegiatan yang menarik, Pojok Baca diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi menjadi ruang interaksi dan belajar bagi anak-anak dan keluarga,” katanya.
Ia berharap keberadaan Pojok Baca dapat menjadi bagian dari upaya TP PKK dalam membangun keluarga yang cerdas, berdaya dan berkualitas.
“Karena keluarga yang gemar membaca adalah keluarga yang terus belajar dan berkembang,” tandasnya. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)