- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
Perkuat konektivitas antarpulau dan dorong pertumbuhan ekonomi Selayar

MAKASSAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., membuka rapat pemaparan laporan final penyusunan dokumen Feasibility Study (FS) Pelabuhan Laut Komba-Komba/Lambego di Kecamatan Pasimarannu dan FS Pelabuhan Penyeberangan Kecamatan Bontomatene Tahun Anggaran 2026, di Amaris Hotel Hertasning, Makassar, Kamis (22/10/2026).
Wakil Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Suardi. Kegiatan ini dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Perhubungan, KSOP Utama Makassar, Distrik Navigasi Kelas I Makassar, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, unsur terkait, serta tim konsultan PT. Trimako Abdi Konsulindo.

Baca Lainnya :
- Sederhana, Kajari Selayar Lepas Peserta Gerak Jalan Santai Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 dan HUT IAD ke-22 0
- Saiful Arif Dikukuhkan Sebagai Ketua ICMI Orda Kepulauan Selayar Periode 2022-20270
- HUT Polwan Ke-71, Kasat Lantas Pimpin Polwan Goes to School di SMK 1 Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Ikut Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 20210
- TP PKK Kepulauan Selayar Gelar Lomba 10 Program Pokok PKK0
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi laut merupakan kebutuhan strategis bagi Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah kepulauan. Pelabuhan memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarpulau, memperlancar distribusi barang dan kebutuhan pokok, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Transportasi laut merupakan urat nadi konektivitas wilayah kepulauan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa dokumen FS tidak boleh sekadar menjadi persyaratan administratif, tetapi harus menjadi dasar perencanaan yang komprehensif untuk memastikan kelayakan pembangunan dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, dan keselamatan pelayaran.
Wakil Bupati juga berharap hasil kajian tersebut memuat rekomendasi yang jelas mengenai tahapan pembangunan, kebutuhan investasi, serta integrasi pelabuhan dengan jaringan transportasi dan tata ruang yang ada.
Menurutnya, pengembangan pelabuhan di Pasimarannu dan Bontomatene harus menjadi bagian dari sistem konektivitas Kabupaten Kepulauan Selayar secara menyeluruh, bukan pembangunan yang berdiri sendiri. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan.
“Lebih baik kita menemukan persoalan dalam forum ini dan menyempurnakannya sekarang, daripada persoalan tersebut muncul ketika pembangunan sudah berjalan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap dokumen FS yang telah disusun dapat menjadi landasan teknis sekaligus bahan advokasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat guna memperoleh dukungan bagi tahapan pembangunan selanjutnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada tim konsultan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan kajian tersebut. Ia berharap rapat pemaparan laporan final ini menghasilkan masukan konstruktif dan rekomendasi yang dapat menyempurnakan perencanaan pembangunan kedua pelabuhan. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)











.jpeg)