- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Sentra IKM Bontosunggu Dilirik Investor, Bupati Natsir Ali Pesan Prioritaskan Kepentingan Nelayan

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Pemkab Selayar melakukan pertemuan dengan investor asal cina yang berlangsung di Sentra IKM Bontosunggu, Selasa (6/1/2026).
Baca Lainnya :
- Wabup Muhtar Bekali Mahasiswa Baru UT Selayar dengan Wawasan Kebangsaan0
- UPT TK SD Bontosikuyu Juarai Lomba Defile HUT Korpri 0
- Puncak Hari Jadi ke-418 Selayar, Bupati Basli Ali Paparkan Capaian Pembangunan dalam Tiga Tahun Terakhir 0
- Kadis Kominfo-SP Selayar Koordinasi ke Kementerian Kominfo dan UI Bahas Pemanfaatan Pusat Data Nasional dan Portal Satu Data0
- Wabup Antar Langsung Tim dan Bantuan AMCF Senilai 500 Juta ke Kecamatan Pulau0
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali bersama Wakil Bupati H. Muhtar, M.M, Kadis Perindustrian, BPKPD, Camat dan Kades Setempat, serta pihak investor PT. Crown Siput Indonesia (PT. CSI), menjajaki peluang kerja sama operasional Sentra IKM Bontosunggu sebagai lokasi pengolahan hasil perikanan.
Dalam pemaparannya, PT. CSI menyampaikan rencana pengembangan unit pengolahan ikan menjadi tepung ikan, khususnya dari jenis ikan lure/mairo dan cumi.
Pada tahap awal, investor akan menyiapkan mesin pengolahan dan pengeringan ikan dengan kapasitas 20 hingga 30 ton per hari, dan berpotensi meningkat hingga 50 ton per hari seiring perkembangan operasional.
Tidak hanya berfokus pada aspek industri, PT. CSI juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung nelayan lokal dengan penyediaan armada penangkapan ikan, apabila kapasitas armada yang saat ini dimiliki nelayan belum mencukupi kebutuhan bahan baku.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menyambut baik masuknya investor ke daerah. Namun, ia menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama investasi harus tetap mengedepankan keberpihakan kepada nelayan sebagai pelaku utama sektor perikanan.
“Kerja sama seperti ini harus diikat dengan nota kesepakatan atau kontrak yang jelas, terutama terkait harga jual ikan nelayan. Harga harus stabil dan melindungi nelayan, tidak boleh tiba-tiba turun dan merugikan mereka,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran investor sejatinya harus menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal, bukan sebaliknya.
“Keberpihakan kepada nelayan harus tetap diutamakan dan didahulukan. Investasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Selayar,” lanjutnya.
Upaya mendatangkan investor ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Selayar dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong nilai tambah melalui pengolahan hasil laut. Dengan sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat, diharapkan Sentra IKM Bontosunggu dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat pesisir Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)