- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
Sentra IKM Bontosunggu Dilirik Investor, Bupati Natsir Ali Pesan Prioritaskan Kepentingan Nelayan

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Pemkab Selayar melakukan pertemuan dengan investor asal cina yang berlangsung di Sentra IKM Bontosunggu, Selasa (6/1/2026).
Baca Lainnya :
- Bupati bersama Wabup Selayar Sambut Kedatangan Gubernur Sulsel Langsung dari Bandara Aroeppala0
- Keseruan Anggota Unit DWP Selayar Ikut Pelatihan Merajut0
- PLN Sulselrabar Komitmen Sukseskan Program Pemkab Kepulauan Selayar di Bidang Kelistrikan 0
- Ketua TP PKK Selayar melakukan Kunjungan SMEP di Pasimasunggu, Ini Tujuannya0
- PLTS Desa Polassi Terkelola Sangat Baik, Bupati Basli Ali Terima Penghargaan Subroto 20240
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali bersama Wakil Bupati H. Muhtar, M.M, Kadis Perindustrian, BPKPD, Camat dan Kades Setempat, serta pihak investor PT. Crown Siput Indonesia (PT. CSI), menjajaki peluang kerja sama operasional Sentra IKM Bontosunggu sebagai lokasi pengolahan hasil perikanan.
Dalam pemaparannya, PT. CSI menyampaikan rencana pengembangan unit pengolahan ikan menjadi tepung ikan, khususnya dari jenis ikan lure/mairo dan cumi.
Pada tahap awal, investor akan menyiapkan mesin pengolahan dan pengeringan ikan dengan kapasitas 20 hingga 30 ton per hari, dan berpotensi meningkat hingga 50 ton per hari seiring perkembangan operasional.
Tidak hanya berfokus pada aspek industri, PT. CSI juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung nelayan lokal dengan penyediaan armada penangkapan ikan, apabila kapasitas armada yang saat ini dimiliki nelayan belum mencukupi kebutuhan bahan baku.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menyambut baik masuknya investor ke daerah. Namun, ia menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama investasi harus tetap mengedepankan keberpihakan kepada nelayan sebagai pelaku utama sektor perikanan.
“Kerja sama seperti ini harus diikat dengan nota kesepakatan atau kontrak yang jelas, terutama terkait harga jual ikan nelayan. Harga harus stabil dan melindungi nelayan, tidak boleh tiba-tiba turun dan merugikan mereka,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran investor sejatinya harus menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal, bukan sebaliknya.
“Keberpihakan kepada nelayan harus tetap diutamakan dan didahulukan. Investasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Selayar,” lanjutnya.
Upaya mendatangkan investor ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Selayar dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong nilai tambah melalui pengolahan hasil laut. Dengan sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat, diharapkan Sentra IKM Bontosunggu dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat pesisir Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)