- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
- Bupati Natsir Ali Hadiri Rakor KPK–ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir
- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
Sentra IKM Bontosunggu Dilirik Investor, Bupati Natsir Ali Pesan Prioritaskan Kepentingan Nelayan

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Pemkab Selayar melakukan pertemuan dengan investor asal cina yang berlangsung di Sentra IKM Bontosunggu, Selasa (6/1/2026).
Baca Lainnya :
- Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan APD ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar0
- IPSI Cabang Selayar Bakal Turunkan 9 Orang Pesilatnya Pada Porda XVI Sulsel 0
- Sidang Perdana Pelanggaran Perda Ternak, Begini Putusan PN Selayar0
- TP PKK Kepulauan Selayar Gelar seminar personality development0
- Wings Air Kembali Terbang Layani Rute Makassar- Selayar PP, Dua Kali Sepekan0
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali bersama Wakil Bupati H. Muhtar, M.M, Kadis Perindustrian, BPKPD, Camat dan Kades Setempat, serta pihak investor PT. Crown Siput Indonesia (PT. CSI), menjajaki peluang kerja sama operasional Sentra IKM Bontosunggu sebagai lokasi pengolahan hasil perikanan.
Dalam pemaparannya, PT. CSI menyampaikan rencana pengembangan unit pengolahan ikan menjadi tepung ikan, khususnya dari jenis ikan lure/mairo dan cumi.
Pada tahap awal, investor akan menyiapkan mesin pengolahan dan pengeringan ikan dengan kapasitas 20 hingga 30 ton per hari, dan berpotensi meningkat hingga 50 ton per hari seiring perkembangan operasional.
Tidak hanya berfokus pada aspek industri, PT. CSI juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung nelayan lokal dengan penyediaan armada penangkapan ikan, apabila kapasitas armada yang saat ini dimiliki nelayan belum mencukupi kebutuhan bahan baku.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menyambut baik masuknya investor ke daerah. Namun, ia menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama investasi harus tetap mengedepankan keberpihakan kepada nelayan sebagai pelaku utama sektor perikanan.
“Kerja sama seperti ini harus diikat dengan nota kesepakatan atau kontrak yang jelas, terutama terkait harga jual ikan nelayan. Harga harus stabil dan melindungi nelayan, tidak boleh tiba-tiba turun dan merugikan mereka,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran investor sejatinya harus menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal, bukan sebaliknya.
“Keberpihakan kepada nelayan harus tetap diutamakan dan didahulukan. Investasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Selayar,” lanjutnya.
Upaya mendatangkan investor ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Selayar dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong nilai tambah melalui pengolahan hasil laut. Dengan sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat, diharapkan Sentra IKM Bontosunggu dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat pesisir Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)