- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
Pemkab Selayar bersama Tim Terpadu akan Turun Cek Harga BBM di Pengecer dan Sub Penyalur

KEPULAUAN SELAYAR - Menyikapi hasil rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama tim terpadu akan turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengecekan kenaikan harga BBM yang signifikan dari pihak pengecer, penyalur bahkan ke APMS dari harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi bersama tim terpadu yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh.Yunan Karaeng Tompobulu, ST., MT., IPM di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (6/9/2022).
"Kita akan turun langsung bersama tim untuk mencari, melihat fakta dari informasi yang kita dengar bahwa sudah ada penjual dari pengecer BBM dengan harga tujuh belas sampai delapan belas ribu rupiah," ungkap Muh. Yunan.
Baca Lainnya :
- Tertibkan Pengecer BBM, Pemkab Selayar Bentuk Tim Gabungan 0
- Tim Terpadu Turun Penertiban Pengecer BBM, Ini Tindakan yang Dilakukan0
- Tim Survei Temukan 90 Penjual BBM Ilegal di Kota Benteng Selayar, Ini Tindakan yang Dilakukan Pemda 0
- Raih Penghargaan WBBM, Bupati bersama Kepala KPPN Benteng Teken Pernyataan Komitmen Percepatan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa0
- Sebanyak 57 Sub Penyalur BBM di Selayar Diresmikan0
Jika hal itu terjadi, Muh. Yunan mengemukakan akan menyebabkan terjadinya inflasi daerah. Olehnya itu ia akan melakukan penertiban dan imbauan kepada pengecer, sub penyalur sampai ke APMS.
Pemerintah harus ada action bahwasanya selalu ada ditengah tengah masyarakat untuk menanggulangi setiap masalah yang terjadi karena memang dampak kenaikan BBM ini sangat dirasakan oleh masyarakat," sambung Muh. Yunan.
Sementara itu Kabag Ekonomi Rahman Made mengatakan jika terjadi harga yang sangat tinggi pada pihak pengecer maka akan mempengaruhi distribusi baik itu komoditas pangan maupun barang dan jasa.
"Kalau ini tidak kita kendalikan bisa - bisa semua harga kebutuhan pokok masyarakat akan melonjak tinggi," ucapnya.
Dalam keterangannya inflasi di Selayar saat ini mencapai 4,11. Hal ini sangat dikhawatirkan kalau sampai diatas angka 5 yang akan berdampak terhadap masyarakat, yang tentunya akan sangat sulit memenuhi kebutuhannya.
Rahman Made juga mengatakan bahwa ia akan berkoordinasi baik itu dari Tim Polres, unsur TNI Kodim dan dari Sat Pol PP untuk menertibkan agar para pengecer tidak menjual dengan harga tinggi.
Dalam rapat hadir dari Dinas terkait, SatPol Pp, dari jajaran Polres Kepulauan Selayar, unsur TNI Kodim Selayar beserta undangan lainnya. (Diskominfo SP/Cx-One)











.jpeg)