- Turnamen Domino Antarinstansi Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Selayar
- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
Pemkab Selayar bersama Tim Terpadu akan Turun Cek Harga BBM di Pengecer dan Sub Penyalur

KEPULAUAN SELAYAR - Menyikapi hasil rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama tim terpadu akan turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengecekan kenaikan harga BBM yang signifikan dari pihak pengecer, penyalur bahkan ke APMS dari harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi bersama tim terpadu yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh.Yunan Karaeng Tompobulu, ST., MT., IPM di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (6/9/2022).
"Kita akan turun langsung bersama tim untuk mencari, melihat fakta dari informasi yang kita dengar bahwa sudah ada penjual dari pengecer BBM dengan harga tujuh belas sampai delapan belas ribu rupiah," ungkap Muh. Yunan.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 57 Sub Penyalur BBM di Selayar Diresmikan0
- Tim Terpadu Turun Melakukan Penertiban Pengecer BBM 0
- Tertibkan Pengecer BBM, Pemkab Selayar Bentuk Tim Gabungan 0
- Jaga Kestabilan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, TPID Selayar HLM Bersama Stakeholder Terkait0
- Tim Terpadu Turun Penertiban Pengecer BBM, Ini Tindakan yang Dilakukan0
Jika hal itu terjadi, Muh. Yunan mengemukakan akan menyebabkan terjadinya inflasi daerah. Olehnya itu ia akan melakukan penertiban dan imbauan kepada pengecer, sub penyalur sampai ke APMS.
Pemerintah harus ada action bahwasanya selalu ada ditengah tengah masyarakat untuk menanggulangi setiap masalah yang terjadi karena memang dampak kenaikan BBM ini sangat dirasakan oleh masyarakat," sambung Muh. Yunan.
Sementara itu Kabag Ekonomi Rahman Made mengatakan jika terjadi harga yang sangat tinggi pada pihak pengecer maka akan mempengaruhi distribusi baik itu komoditas pangan maupun barang dan jasa.
"Kalau ini tidak kita kendalikan bisa - bisa semua harga kebutuhan pokok masyarakat akan melonjak tinggi," ucapnya.
Dalam keterangannya inflasi di Selayar saat ini mencapai 4,11. Hal ini sangat dikhawatirkan kalau sampai diatas angka 5 yang akan berdampak terhadap masyarakat, yang tentunya akan sangat sulit memenuhi kebutuhannya.
Rahman Made juga mengatakan bahwa ia akan berkoordinasi baik itu dari Tim Polres, unsur TNI Kodim dan dari Sat Pol PP untuk menertibkan agar para pengecer tidak menjual dengan harga tinggi.
Dalam rapat hadir dari Dinas terkait, SatPol Pp, dari jajaran Polres Kepulauan Selayar, unsur TNI Kodim Selayar beserta undangan lainnya. (Diskominfo SP/Cx-One)










.jpeg)