- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Tertibkan Pengecer BBM, Pemkab Selayar Bentuk Tim Gabungan

KEPULAUAN SELAYAR - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kepulauan Selayar M. Yunan Krg. Tompobulu memimpin rapat pembentukan tim gabungan yang akan menertibkan pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam wilayah Kota Benteng, yang tidak sesuai mekanisme.
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (11/2/2021). Hadir Kasatpol PP Drs. Ahmad Aliefyanto, M.M., Pub., unsur dari Polres, serta sejumlah unsur terkait.

Baca Lainnya :
- Tim Survei Temukan 90 Penjual BBM Ilegal di Kota Benteng Selayar, Ini Tindakan yang Dilakukan Pemda 0
- Tim Terpadu Turun Penertiban Pengecer BBM, Ini Tindakan yang Dilakukan0
- Sebanyak 57 Sub Penyalur BBM di Selayar Diresmikan0
Dalam rapat tersebut juga dirumuskan langkah dan tahapan terkait penertiban pengecer BBM.
Pengecer BBM ditengarai membuat panjang antrian di APMS, khususnya yang mengantri BBM jenis premium. "Selain membuat antrian panjang, pengecer yang antri bolak balik masuk APMS menjadi salah satu penyebab stok BBM cepat habis," ungkap Asisten Pemerintahan Kesra.
Dalam penertiban nanti, akan dibantu dari TNI, Polri, Satpol PP serta tim lainnya. (Diskominfo-SP/Kam)










.jpeg)