- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE

JAKARTA - Komitmen Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, dalam memperjuangkan kepentingan daerah kembali ditunjukkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan tentang Penguatan Fungsi Taman Nasional Taka Bonerate.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar serta Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate.
Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026) menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna memperkuat perlindungan kawasan konservasi sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Peringatan Isra Miraj 1447 H di Desa Onto, Wabup Tekankan Penguatan Iman dan Dukungan Program Strategis Daerah0
- PKK Peduli Anjangsana untuk Para Lansia dan Yatim Piatu0
- Begini Cara Dishub Mengkampanyekan Keselamatan Pelayaran 0
- Bupati Kep. Selayar Hadiri Kunker Menparekraf RI di Makassar0
- Bupati Basli Ali bersama Kepala BPN Selayar hadiri penyerahan sertifikat Redistribusi Tanah oleh Presiden Jokowi0
Dalam penyampaiannya, Bupati Natsir Ali menegaskan bahwa Kepulauan Selayar merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang luar biasa. Keberadaan kawasan konservasi, termasuk Taman Nasional Taka Bonerate, tidak hanya menjadi aset ekologis, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendukung sektor perikanan dan ekowisata yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Menurut Bupati, tantangan pengelolaan sumber daya alam yang semakin kompleks akibat perubahan iklim dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Karena itu, kerja sama dengan Ditjen KSDAE menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan kawasan konservasi berjalan lebih optimal.
"Penandatanganan kesepahaman ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian sumber daya alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," demikian substansi yang disampaikan Bupati dalam sambutannya.
Lebih jauh, Bupati Natsir Ali menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang hidup di sekitar kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.
Melalui pengembangan jasa lingkungan, pemberdayaan masyarakat, penguatan kemitraan konservasi, dan pengembangan ekowisata berbasis konservasi, masyarakat diharapkan memperoleh peluang ekonomi yang lebih luas tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan dan kelestarian sumber daya alam.
Dengan demikian, kata Bupati masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penjaga kawasan konservasi, tetapi juga menjadi penerima manfaat utama dari keberadaan kawasan tersebut.
Kerja sama tersebut mencakup penguatan kelembagaan, perlindungan dan pelestarian kawasan, pengawetan flora dan fauna, pengembangan jasa lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan kemitraan konservasi. Ruang lingkup ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi lahirnya berbagai program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat Selayar, khususnya masyarakat pesisir yang berada di sekitar kawasan konservasi.
Bupati Natsir Ali juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mengawal implementasi kesepakatan tersebut agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Ia optimistis sinergi yang terbangun akan menghasilkan tata kelola sumber daya alam yang lebih baik, memperkuat perlindungan lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis konservasi di daerah.
Melalui kerja sama ini, Bupati Muhammad Natsir Ali dinilai berhasil memperkuat posisi Kabupaten Kepulauan Selayar dalam agenda pembangunan nasional sektor konservasi, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pemanfaatan potensi Taman Nasional Taka Bonerate sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)