- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Kukuhkan 58 Guru Penggerak, Kadisdikpora Selayar, Masdar J Pratama Tegas! Pentingkan Pendidikan Ahklak

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) mengukuhkan sebanyak 58 Guru yang telah mengikuti pendidikan sebagai Guru Penggerak, bertempat di Pendopo Dekranasda Selayar pada Sabtu (26/10)
Pengukuhan Guru Penggerak yang ditandai ini dikemas dalam Festival Loka Karya 7 "Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Kepulauan Selayar.
Festival Loka Karya Guru Penggerak dibuka secara resmi Sekretaris Daerah diwakili Asisten Administrasi Setda Ahmad Ansar, yang dalam sambutannya mengajak para guru untuk kembali menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang.
Baca Lainnya :
- Bedah Rumah, Kini Nenek Rohani Warga Desa Masungke Sudah Menikmati Rumah Layak Huni 0
- Wabup Kepulauan Selayar Nyoblos di TPS 02 Desa Parak 0
- Gong Nekara Selayar Dicuci Secara Sakral, Begini Harapan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Kadis Kominfo SP Berikan Pengarahan kepad Tenaga PHL, Diminta Tingkatkan Kedisiplinan0
- Baznas Sisihkan Anggarannya untuk Bantuan Pendidikan Kafilah STQH Selayar0
Untuk itu ia berharap melalui loka karya Guru Penggerak ini mampu melahirkan perubahan yang signifikan antara kerja cerdas para guru kepada anak didik.
Hal senada disampaikan Kadisdikpora Masdar J Pratama sesaat setelah dirinya mengukuhkan 58 Guru Penggerak dalam kesempatan itu menekankan para guru yang baru dikukuhkan sebagai guru penggerak menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan sesuai tujuan dari program guru penggerak.
Namun demikian ia mengingatkan bahwa yang tak kalah pentingnya pendidikan karakter khususnya pendidikan moral, akhlak dan budi pekerti pada anak didik.
"Moral, akhlak, dan budi pekerti merupakan fondasi penting yang harus ditanamkan dalam proses belajar mengajar, dalam berbagai persoalan pada dunia pendidikan yang sering muncul salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut" ucapnya
Kata Masdar, Tantangan saat ini begitu komplex banyaknya masalah dan kasus kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan. Baik yang menimpa siswa maupun guru sebagai tenaga pendidik.
"Untuk menjawab tantangan itu, salah satu kuncinya membangun hubungan emosianal kepada anak didik maupun terhada orang tua anak didik," kunci Masdar
Terakhir Kadis Masdar menegaskan agar para guru dalam mengajar tidak dilakukan hanya sekedar menggugur kewajiban, namun dengan hati yang tulus, sebab fokus utama seorang guru adalah mencerdaskan anak bangsa.
Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Prov Sulsel, Usman menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, kata dia pendidikan kunci utama kemajuan bangsa, sistem pedidikan yang baik dapat melahirkan sumber daya yang berdaya saing, salah satunya hadirnya program penggerak. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)