- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Jaga Kearifan Lokal, Pemdes Bontonasaluk Bersama Sanggar Seni Ri Batana Gelar Pentas Seni Dan Budaya

KEPULAUAN SELAYAR - Melestarikan seni budaya warisan leluhur, Warga Desa Bontonasaluk Kecamatan Bontomatene Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan kegiatan Pentas Seni dan Budaya Kearifan Lokal.
Kegiatan tersebut dijadwalkan akan terselenggara selama dua hari, mulai tanggal 28 sampai dengan 29 Desember 2023, bertempat di Pasar Rakyat Desa Bontonasaluk.
Camat Bontomatene Andi Rusmin yang hadir langsung membuka acara, pada Rabu (28/12) malam, mengucap syukur dan menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat untuk generasi muda.
Baca Lainnya :
- Lomba Gerak Jalan Indah dan Drumb Band Meriahkan HUT ke-74 RI 0
- Bupati dan Masyarakat Shalat Idul Adha di Lapangan Pemuda Benteng, Jemaah Terapkan Protokol Kesehatan0
- Rotasi Jabatan, Bupati Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Eselon II, III, IV0
- Laporan Posko Orari Selayar, Begini Suasana Lomba Mancing di Spot Bajangan Dua0
- Bupati Selayar Hadiri groundbreaking Dimulainya Pembangunan Gedung Twin Tower di Makassar0
"Kearifan lokal perlu dilestarikan sehingga generasi muda mengetahui budaya yang ada, warisan budaya leluhur harus dijaga, jangan sampai hilang" Ucapnya
Hal serupa disampaikan Ketua TP Penggerak PKK Kecamatan Bontomatene, Andi Marlinawati Rusmin mengatakan bahwa budaya warisan leluhur mempunyai nilai seni tinggi, maka sudah seharusnya generasi yang ada sekarang menjaga keberadaan dan keberlanjutannya.
"Sangat Banyak kesenian leluhur kita dulu, tapi sudah hilang sekarang, itu karena tidak ada lagi yang bisa memainkannya, Oleh karena itu melalui kegiatan kearifan lokal ini, budaya warisan leluhur kita itu dapat digalih dan dipelajari kembali untuk kesinambungannya" Cetus Marlina dalam sambutannya
Sementara itu Kepala Desa Bontonasaluk Ahmad Yani mengungkapkan bahwa kegiatan pentas seni dan budaya ini terselenggara berkat kerjasama Pemerintah Desa dengan Sanggar Seni Ri Batana.
Dalam kesempatannya Kades Ahmad Yani secara khusus menghaturkan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Kepulauan Selayar dan Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia atas Program Kearifan Lokal melalui Sanggar Seni Ri Batana Desa Bontonsaluk.
"Kita berharap melalui program kearifan lokal kemensos ini, silaturahim masyarakat Bontonasaluk terus terjaga, dan semoga melalui pendekatan seni dan budaya leluhur ini mencegah terjadinya konfilik sosial ditengah masyarakat maupun munculnya paham radikalisme" Ujarnya
Terpantau pelaksanaan Pentas Seni Kearifan Lokal dimalam pertama ini ramai pengunjung, diawali dengan menampilkan Tari tradisional Anruppa yang dibawakan oleh lima penari perempuan, kemudian dilanjutkan dengan Kesenian leluhur A' dide, juga diisi dengan persembahan Lagu, dan Qasidah Rabana (Humas/IC)










.jpeg)