- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Ince Rahim : Pentingnya Pendidikan Politik bagi Kaum Pelajar

SELAYAR - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan pendidikan politik bagi pelajar di Aula Kesbangpol, Selasa (18/2/2020).
Kepala Badan Kesbangpol Ince Rahim mengatakan pelatihan pendidikan politik bagi pelajar sangat penting dikarenakan pada tahun ini akan dilaksanakan pemilukada serentak.
"Jadi sangat perlu agar anak anak sekolah atau generasi muda dapat memahami dan mengetahui perkembangan politik dan hak -hak politiknya khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain menjaga stabilitas politik, kita jelaskan perlunya bijak dalam bermedia sosial (medsos)," ucap Ince Rahim saat membuka pelatihan tersebut.
Baca Lainnya :
- Kesbangpol Selayar Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi ASN 0
- Kesbangpol Selayar Gelar Giat Pembinaan Kemasyarakatan dan LSM0
- Badan Kesbangpol Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Rumah Ibadah0
- Kodim 1415 Selayar Kerjasama Kesbangpol Bentuk Kader Bela Negara, Diberi Nama Brigez0
- Kesbangpol Selayar Gelar Bimtek Pengelolaan Bankeu Parpol0
Dikarenakan suhu politik yang makin berkembang, Ince Rahim tidak ingin ada gesekan di masyarakat khususnya para generasi muda.
Kepala Bidang fasilitasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kesbangpol Pemprov Sulsel Hj. Besse Wana,S.H.,M.H., memaparkan bahwa pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang kak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pembelajaran pendidikan politik yang berkesinambungan diperlukan mengingat masalah-masalah di bidang politik sangat kompleks dan dinamis, pendidikan politik bagi generasi muda sejak dini amatlah vital dalam mendukung perbaikan sistem politik di Indonesia," ungkapnya.
Baca juga :
Desa Nyiur Indah Mulai Kembangkan Budi Daya Rumput Laut
Selanjutnya Besse Wana mengatakan bahwa berdasarkan UU nomor 40 Tahun 2000 pasal 1 menyebutkan pemuda adalah WNI yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 tahun - 30 tahun. Kaum millenial (anak muda) kata Wana sangat diperhitungkan, dimana dalam kampanye politiknya sangat identik dengan media sosial.
Materi penutupnya, Besse Wana sebutkan bahwa cara menumbuhkan minat pemilih pemula dalam melaksanakan hak dalam pemilihan umum, pertama adalah menumbuhkan kesadaran berpolitik sejak dini. Kedua mengembangkan pendidikan politik kepada para remaja agar mampu menjadi aktor politik dalam lingkup perandan status yang disandang, ketiga menumbuhkan pengertian bagaimana menjalankan hak dan kewajiban politik sebagai warga negara secara baik.
Hadir pula Kepala Bidang Fasilitasi Organisasi Politik & Kemasyarakatan Hj. Apriana Susilawati,SE., M.M., dan Mursalim S.Sos Kasubag Humas & Pemberitaan selaku moderator. (ARUD)










.jpeg)