- Lomba Poster dan Penyuluhan HIV/AIDS Meriahkan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Selayar
- Bupati Selayar Instruksikan Pemantauan Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
- Pemprov Sulsel-NTB Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Natsir Ali Hadir dalam Penjajakan Kerja Sama
- Wabup Selayar Terima 102 Mahasiswa KKN IAI Al-Amanah Jeneponto, Diharapkan Ikut Sukseskan Program GEMERLAP
- Sekda Buka Sosialisasi Hakordia, Kajari Selayar Dorong Penguatan Integritas Daerah
- Sekda Selayar Launching Tiga Inovasi Aksi Perubahan untuk Perkuat Pelayanan Publik dan Akses Ekonomi
- Pemkab Selayar Umumkan Layanan Eazy Passport oleh Imigrasi Makassar, Pelayanan Dimulai 4 Desember 2025
- Pemkab Selayar Raih Juara 2 Lomba Pajak dan Retribusi Akseleratif dari Bank Indonesia
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Internet untuk Percepatan Transformasi Digital Selayar
- Pemkab Kepulauan Selayar dan BAKTI Komdigi RI Perkuat Pemerataan Akses Internet di Daerah Kepulauan
Forkopimda Selayar Teken Deklarasi Tata Kelola Perikanan

Penandatanganan berlangsung di Kokolohe, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, sesaat setelah Gubernur Sulawesi Selatan melakukan penanaman pohon kelapa sebagai dukungan terhadap Program GEMERLAP.

Baca Lainnya :
- Lomba Permainan Rakyat Antar OPD dan OKW Semarakkan Hut Kemerdekaan Ke 79 RI Lingkup Pemkab Kep. Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Lepas Marjani Sultan ke Tempat Tugas Barunya0
- Bupati Selayar Serahkan LKPD 2023 Tepat Waktu kepada BPK RI Perwakilan Sulsel0
- Pemeriksaan Hewan Qurban Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 H0
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Pimpin Rapat Persiapan Menjadi Tuan Rumah Praporda Sulsel0
Deklarasi tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola perikanan, memperbaiki akurasi data, serta memastikan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berjalan lebih transparan, berkelanjutan, dan berdampak optimal bagi masyarakat pesisir.
Dalam naskah deklarasi dijelaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Namun demikian, berbagai persoalan seperti data perikanan yang tidak akurat, aktivitas transaksi, hingga aktivitas kapal yang belum terpantau secara maksimal, masih menjadi tantangan dalam upaya mendorong kontribusi sektor ini terhadap pendapatan asli daerah.
Dengan semangat “Data Akurat, Laut Lestari, Nelayan Sejahtera”, Forkopimda bersepakat memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong pelaksanaan peningkatan tata kelola sumber daya perikanan demi keberlanjutan ekosistem laut serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Terpantau, Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Kepulauan Selayar, Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim 1415, dan Ketua Pengadilan Negeri Kepulauan Selayar. Deklarasi tersebut turut diketahui oleh Gubernur Sulawesi Selatan.
Momentum ini menjadi langkah strategis bagi Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memperkuat posisi daerah sebagai kawasan maritim yang bertumpu pada pengelolaan perikanan yang modern, akuntabel, dan berkelanjutan. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)