- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
Dua Pelajar Yatim Piatu Chaeril dan Aditya Mustakim Terima Bantuan Hand Traktor dari Mentan RI Andi Amran Sulaiman
_copy_1280x8531.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Dua pelajar yatim piatu di Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Chaeril, pelajar SMA Negeri 1 Benteng, dan Aditya Mustakim, pelajar SMP Negeri 5 Polebungin, mendapat perhatian khusus dari Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, pada kegiatan Launching Program GEMERLAP. di Desa Mekar Indah Buki, Sabtu (15/11)

Keduanya ditetapkan sebagai penerima hand traktor, yang akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan setelah data mereka dicatat langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BMRP), Prof. Fadjry Djufri.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar meminta Mengusut Tuntas Tragedi KM. Lestari Maju0
- Anjangsana Dinsos dan TP PKK Kepulauan Selayar Kunjungi Pasien RSUD0
- Bupati Kepulauan Selayar Resmikan Pemanfaatan Masjid Nuruttaqwa Dusun Pengga 0
- Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Babul Khaer Benteng, Bupati Basli Ali Singgung Kunci Mengenal Allah SWT0
- Hut HBA Ke - 61, Bupati Apresisasi Kinerja Kejaksaan Negeri Selayar0
Mentan Amran menyampaikan pesan penuh perhatian saat menunjuk kedua pelajar tersebut sebagai penerima bantuan.
"Hand traktornini punyanta nak. Mau dipake sendiri atau mau disewakan, terserah," ujarnya kepada Chaeril dan Aditya Mustakim.
Selain itu, masing-masing pelajar juga menerima uang tunai Rp10 juta sebagai modal awal.
Mentan dalam sambutannya mengingatkan pentingnya memelihara anak yatim piatu, karena merupakan ladang pahala.
Menurutnya, “Kalau ada anak yatim piatu, pelihara baik-baik karena itu merupakan ladang pahala.”
Ia kemudian mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, di mana ia berasal dari keluarga miskin dan pernah hidup bersama anak yatim piatu. Pengalaman tersebut kata Amran membentuk empati dan kepeduliannya hingga hari ini.
Dalam dialog, Chaeril mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi tentara sementata Aditya bercita cita jadi polisi. Mendengar hal itu, Mentan langsung meminta Dandim Selayar dan Kapolres Selayar untuk mendampingi serta membimbing Chaeril dan Aditya agar bisa meraih cita-cita tersebut.
Namun jika pada akhirnya belum berhasil, Mentan membuka kesempatan bagi keduanya untuk datang ke kantornya dan akan diterima bekerja di perusahaan miliknya.
Selain bantuan kepada dua pelajar ini, Mentan juga memberikan uang tunai kepada seorang janda, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Mentan Amran turut meminta Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, agar menyiapkan tanah untuk kedua pelajar tersebut. Seluruh kebutuhan bibit dan sarana produksi pertanian akan dipenuhi oleh Kementerian Pertanian RI.
Kepedulian Mentan Amran Sulaiman kembali menjadi harapan besar bagi masa depan kedua pelajar yatim piatu dan masyarakat yang menerima manfaat. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)