- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
DP3AP2KB Diseminasi Audit Stunting sebagai Upaya Penurunan Stunting
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gelar Diseminasi audit Stunting tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022 sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui virtual zoom meeting di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (8/11/2022).
Diseminasi Audit kasus Stunting pada kelompok sasaran (Calon pengantin, Ibu Hamil, Ibu Nifas, Baduta/Balita) oleh Tim Teknis dan Tim Pakar adalah upaya percepatan penurunan Stunting sebagaiman telah diamanatkan dalam perturan Presiden nomor 72 tahun 2021.
Mewakili Bupati Kepulauan Selayar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh. Yunan Krg. Tompobulu, ST., MT., IPM mengatakan salah satu tantangan pembangunan manusia untuk mewujudkan manusia yang berkualitas adalah Stunting.
Baca Lainnya :
- Tim Bola Voli Primavera Juarai Piala Bupati Cup 2019, Tumbangkan Tim Ivo Galaxy0
- Usai Check In Net, Orlok Kepulauan Selayar Kembali Gelar Event Home Base Station 0
- Orlok Kepulauan Selayar Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Unar0
- Pengurus HWK Kecamatan Pasimasunggu Periode 2018-2022 Resmi Terbentuk0
- Sekda Selayar Hadiri Rakornas BKN0
Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh kementerian kesehatan angka prevalensi stunting di indonesia 24,4%, Sulawesi Selatan 27, 4% dan Kabupaten Kepulauan Selayar 27,7% sedangkan pemerintah pusat menargetkan 14% di tahun 2024.
Lebih lanjut dikatakan dampak jangka pendek dari stunting adalah tergangunya perkembangan otak, kecerdasan dan ganguan pertumbuh fisik dan metabolisme, sedangkan dampak jangka panjangnya adalah menurunnya kemanpuan perkembamgan kognitif otak anak, sulit belajar, kekebalan tubuh lemah sehingga mudah sakit serta berisiko tinggi munculnya gangguan metabolik serta tidak miliki daya saing dalam dunia kerja, ungkap Yunan".
Sementara itu Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) penyakit anak RSUD HA. Sultan Daeng Radja Bulukumba Dr. Bambang Hayanto, Sp. A, yang menjadi salah satu narasumber melalui meeting zoom mengatakan bahwa indonesia sendiri adalah peringkat ke lima negara dengan angka stunting tertinggi di dunia.
Bambang juga mengungkapkan kalau stunting itu sendiri disebabkan oleh malnutrisi kronis akibat asupan nutrisi tidak adekuat dan/atau kebutuhan meningkat karena infeksi.
Melalui Diseminasi Audit Stunting, pengukuran Gangun IQ dan kemampun Akademik akan dilakukan pada dua kelompok yaitu orang sehat dan orang yang pernah mengalami malnutrisi," pungkas Bambang seraya menjelaskan materi yang dibawakan.
Kegiatan Meeting zoom tersebut dihadiri oleh Forkopimda, perwakilan dari BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, para Asisten lingkup Sekretariat Dearah, Tim Pakar Diseminasi Audit ksus Stunting, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kepulauan Selayar, dai Kemena Kepulauan Selayar, para Camat, Kepala Puskesmas, Dokter dan Tenaga Gizi Puskesmas, para Lepala Desa/Lurah, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan undagan lainnya. (Diskominfo SP/Cx-One)











.jpeg)