- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
DP3AP2KB Diseminasi Audit Stunting sebagai Upaya Penurunan Stunting
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gelar Diseminasi audit Stunting tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022 sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui virtual zoom meeting di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (8/11/2022).
Diseminasi Audit kasus Stunting pada kelompok sasaran (Calon pengantin, Ibu Hamil, Ibu Nifas, Baduta/Balita) oleh Tim Teknis dan Tim Pakar adalah upaya percepatan penurunan Stunting sebagaiman telah diamanatkan dalam perturan Presiden nomor 72 tahun 2021.
Mewakili Bupati Kepulauan Selayar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh. Yunan Krg. Tompobulu, ST., MT., IPM mengatakan salah satu tantangan pembangunan manusia untuk mewujudkan manusia yang berkualitas adalah Stunting.
Baca Lainnya :
- Semarak Malam Ramah Tamah HUT RI ke-73 di Kecamatan Bontomanai 0
- TNTB Terapkan Dua Role Model Pengelolaan Kawasan Konservasi1
- Telkomsel Akan Perluas Jaringan di Selayar Hingga Layanan 4G Sampai ke Pelosok Desa0
- Tiba di Pulau Jampea, Bupati Tinjau Proyek Jalan Lingkar dan Proyek Tanggul 0
- 50 Personel Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar Diberangkatkan ke Lutim0
Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh kementerian kesehatan angka prevalensi stunting di indonesia 24,4%, Sulawesi Selatan 27, 4% dan Kabupaten Kepulauan Selayar 27,7% sedangkan pemerintah pusat menargetkan 14% di tahun 2024.
Lebih lanjut dikatakan dampak jangka pendek dari stunting adalah tergangunya perkembangan otak, kecerdasan dan ganguan pertumbuh fisik dan metabolisme, sedangkan dampak jangka panjangnya adalah menurunnya kemanpuan perkembamgan kognitif otak anak, sulit belajar, kekebalan tubuh lemah sehingga mudah sakit serta berisiko tinggi munculnya gangguan metabolik serta tidak miliki daya saing dalam dunia kerja, ungkap Yunan".
Sementara itu Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) penyakit anak RSUD HA. Sultan Daeng Radja Bulukumba Dr. Bambang Hayanto, Sp. A, yang menjadi salah satu narasumber melalui meeting zoom mengatakan bahwa indonesia sendiri adalah peringkat ke lima negara dengan angka stunting tertinggi di dunia.
Bambang juga mengungkapkan kalau stunting itu sendiri disebabkan oleh malnutrisi kronis akibat asupan nutrisi tidak adekuat dan/atau kebutuhan meningkat karena infeksi.
Melalui Diseminasi Audit Stunting, pengukuran Gangun IQ dan kemampun Akademik akan dilakukan pada dua kelompok yaitu orang sehat dan orang yang pernah mengalami malnutrisi," pungkas Bambang seraya menjelaskan materi yang dibawakan.
Kegiatan Meeting zoom tersebut dihadiri oleh Forkopimda, perwakilan dari BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, para Asisten lingkup Sekretariat Dearah, Tim Pakar Diseminasi Audit ksus Stunting, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kepulauan Selayar, dai Kemena Kepulauan Selayar, para Camat, Kepala Puskesmas, Dokter dan Tenaga Gizi Puskesmas, para Lepala Desa/Lurah, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan undagan lainnya. (Diskominfo SP/Cx-One)










.jpeg)