- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
DP3AP2KB Diseminasi Audit Stunting sebagai Upaya Penurunan Stunting
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gelar Diseminasi audit Stunting tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022 sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui virtual zoom meeting di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (8/11/2022).
Diseminasi Audit kasus Stunting pada kelompok sasaran (Calon pengantin, Ibu Hamil, Ibu Nifas, Baduta/Balita) oleh Tim Teknis dan Tim Pakar adalah upaya percepatan penurunan Stunting sebagaiman telah diamanatkan dalam perturan Presiden nomor 72 tahun 2021.
Mewakili Bupati Kepulauan Selayar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh. Yunan Krg. Tompobulu, ST., MT., IPM mengatakan salah satu tantangan pembangunan manusia untuk mewujudkan manusia yang berkualitas adalah Stunting.
Baca Lainnya :
- Ketua TP PKK Selayar Berikan Santunan Kepada Korban Kebakaran di Bonea0
- Ini Sambutan Wabup Kepulauan Selayar Pada Pengukuhan Pengurus DPD KKSS di Wakatobi0
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Launching Gerakan Warga Sekolah Mengaji0
- Ini Defile Kabupaten Kepulauan Selayar pada Pembukaan STQH XXXI Sulsel 0
- Khitanan Massal Pemkab bersama Muhammadiyah Selayar, Ini Arahan Bupati0
Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh kementerian kesehatan angka prevalensi stunting di indonesia 24,4%, Sulawesi Selatan 27, 4% dan Kabupaten Kepulauan Selayar 27,7% sedangkan pemerintah pusat menargetkan 14% di tahun 2024.
Lebih lanjut dikatakan dampak jangka pendek dari stunting adalah tergangunya perkembangan otak, kecerdasan dan ganguan pertumbuh fisik dan metabolisme, sedangkan dampak jangka panjangnya adalah menurunnya kemanpuan perkembamgan kognitif otak anak, sulit belajar, kekebalan tubuh lemah sehingga mudah sakit serta berisiko tinggi munculnya gangguan metabolik serta tidak miliki daya saing dalam dunia kerja, ungkap Yunan".
Sementara itu Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) penyakit anak RSUD HA. Sultan Daeng Radja Bulukumba Dr. Bambang Hayanto, Sp. A, yang menjadi salah satu narasumber melalui meeting zoom mengatakan bahwa indonesia sendiri adalah peringkat ke lima negara dengan angka stunting tertinggi di dunia.
Bambang juga mengungkapkan kalau stunting itu sendiri disebabkan oleh malnutrisi kronis akibat asupan nutrisi tidak adekuat dan/atau kebutuhan meningkat karena infeksi.
Melalui Diseminasi Audit Stunting, pengukuran Gangun IQ dan kemampun Akademik akan dilakukan pada dua kelompok yaitu orang sehat dan orang yang pernah mengalami malnutrisi," pungkas Bambang seraya menjelaskan materi yang dibawakan.
Kegiatan Meeting zoom tersebut dihadiri oleh Forkopimda, perwakilan dari BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, para Asisten lingkup Sekretariat Dearah, Tim Pakar Diseminasi Audit ksus Stunting, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kepulauan Selayar, dai Kemena Kepulauan Selayar, para Camat, Kepala Puskesmas, Dokter dan Tenaga Gizi Puskesmas, para Lepala Desa/Lurah, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan undagan lainnya. (Diskominfo SP/Cx-One)










.jpeg)