- Bupati Selayar Ikuti Prosesi Tabur Bunga HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pelabuhan Benteng
- Bupati Natsir Ali Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Selayar
- Paskibraka Selayar Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Sekda Selayar Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bacakan Sambutan Gubernur Sulsel
- Renungan Suci HUT ke-81 RI di TMP Barugaia, Bupati dan Forkopimda Kenang Jasa Para Pahlawan
- Bupati Lepas 70 Kelompok Peserta Pawai Taptu Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Dikukuhkan Bupati, Paskibraka Selayar 2026 Siap Emban Amanah Merah Putih
- Wabup dan Sekda Pantau Kesiapan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Pemuda Benteng
- BPBD, Kodim dan Polres Selayar Terus Pantau Perkembangan Gempa, Peringatan Tsunami Berakhir
- Peringatan Tsunami Berakhir, Bupati Selayar Imbau Warga Tetap Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
Bupati Kepulauan Selayar Keliling Pulau, Salurkan Bantuan PKH Tahap IV

Keterangan Gambar : Foto by Aenul
SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh Basli Ali melakukan Kunjungan Kerja di tiga kecamatan kepulauan dengan agenda utama Penyaluran Bantuan Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap IV Tahun 2019 Kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang di Kecamatan Pasimarannu, Kecamatan Pasilambena, dan Kecamatan Takaboberate.
Penyaluran bantuan sosial non tunai PKH oleh Bupati didampingi beberapa Pimpinan OPD dan Kordinator dan Pendamping PKH Kepulauan Selayar dilakukan dengan berkeliling pulau, dimulai di Kecamatan Pasimarannu, kemudian Kecamatan Pasilambena selanjutnya di Kecamatan Takabonerate, sementara untuk kecamatan lainnya akan dijadwalkan kemudian.
Bupati Kepulauan Selayar pada setiap sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tujuan utama Program PKH yakni mengurangi angka dan memutus mata rantai kemiskinan.
Baca Lainnya :
- DWP Kepulauan Selayar Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW0
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Buka Orientasi Dewan Hakim MTQ/STQ0
- Asisten Ekbangkes Setda Kep. Selayar Buka Sosialisasi Pekan Panutan SPT Tahunan 0
- Jalan Dihotmix, ini Komentar Camat Pasimasunggu 0
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Diskusi Evaluasi 3 Tahun Kepemimpinan BAZ0
Disamping itu program PKH diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber saya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan penyandang kesejahteraan masalah sosial, jelasnya di hadapan para KPM di Desa Kalaotoa Kecamatan Pasilambena Rabu, (16/10)
Dilanjutkannya, Berdasarkan kajian Kementerian Sosial RI, program PKH berkontribusi besar bagi penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan di Indonesia.
Terbukti, di Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018 KPM PKH yang lalu sebanyak 6.012 yang tersebar di 11 kecamatan, dan pada Tahan IV Tahun 2019 berjumlah 5.583 KPM, dalam artian terjadi penurunan jumlah penerima. Tentu hal ini tidak terlepas dari dukungan para Pendamping PKH dalam memberikan pendampingan kepada peserta program unggulan penanggulangan kemiskinan.
"Ini luar biasa dan patut diapresiasi kepada pendamping dan kita optimis bahwa jumlah penduduk miskin akan semakin turun ditahun-tahun yang akan datang" terang Basli
Bupati mengimbau kepada keluarga penerima manfaat agar dapat menggunakan bantuan sosial sebagaimana mestinya meningkatkan kesejahteraan dan semangat kemandirian sehingga tidak menggantungkan diri pada pihak lain karena kunci keberhasilan dari setiap usaha adalah kemauan untuk maju dan mandiri.
Sementara itu Kadis Sosial Patta Amir, dalam laporannya menyebut bahwa jumlah anggaran Program PKH Tahap IV yang akan disalurkan pada 11 kecamatan sebesar Rp 3.677.300.000 dengan jumlah penerima 5.583 KPM. Kemarin (14/1) di Kecamatan Pasimarunnu telah disalurkan kepada 466 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp. 291.725.000, begitupun di Kecamatan Pasilambena sebanyak 701 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp. 453.950.000, sementara di Kecamatan Takabonerate terdapar 792 KPM dengan jumlah bantuan Rp. 492.900.000.
Koordinator PKH Kabupaten Kepulauan Selayar, Usman Nur, S.E, mengungkapkan berkat kesadaran dan komunikasi para pendampingan yang dilakukan para pendamping PKH dilapangan, sampai pada Tahap IV ini sudah ada 77 KPM PKH yang sudah graduasi mandiri dalam artian mereka keluar sebagai penerima PKH, yang bersangkutan keluar atas kehendak sendiri dan sudah merasa mampu dan tidak layak lagi menerima bantuan sosial ini. (Humas/IC)










.jpeg)