- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain

KEPULAUAN SELAYAR — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar meninjau usaha peternakan ayam petelur Tanjung Harapan yang dikelola BUMDes Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Minggu (20/9/2026).

Kepala Desa Barat Lambongan, Alimuddin Membeberkan, usaha tersebut dikembangkan melalui penyertaan modal desa kepada BUMDes sekitar Rp100 juta. Sementara lokasi peternakan dikerjasamakan dengan pemilik lahan yang sekaligus diberdayakan dan dipekerjakan dalam pengelolaan peternakan tersebut.
Baca Lainnya :
- Pemkab dan Masyarakat Selayar Siap Sambut Kedatangan Mentan RI Amran Sulaiman0
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan0
- Wabup Selayar Panen Hadiah Simpedes Periode II Tahun 2025, Dorong Sinergi Perbankan Majukan Ekonomi Daerah0
- Hari Kedua Kunker, Bupati Natsir Ali Tiba di Bonerate dan Jenguk Balita Penderita Hidrosefalus0
- Tour Lari Marathon 10K, Siap Jadi Event Pertama Kalender Event Kab. Kepulauan Selayar 2018 0
“Insyaallah ke depan kami akan menambah jumlah ayam. Masih ada satu kandang yang kosong, sehingga kapasitas produksi masih bisa kita tingkatkan,” ujarnya.
Pengelola peternakan, Ardi Sumardi, mengatakan saat ini terdapat sekitar 1500 ekor ayam dengan produksi mencapai 900 -1000 butir telur per hari. Hasil produksi tersebut salah satunya dipasok ke SPPG Buki sebanyak 5.000 butir per minggu dengan harga Rp50 ribu per rak. Sementara kotoran ayam dimanfaatkan sebagai pupuk.
Ardi mengaku, sebelum adanya penyerapan produksi untuk kebutuhan SPPG, pemasaran telur menjadi salah satu kendala yang dihadapi peternak.
“Alhamdulillah, berkat arahan Bupati agar SPPG memanfaatkan produksi masyarakat lokal, kami sekarang punya pasar yang lebih jelas.
Sebelumnya kami cukup kesulitan memasarkan telur. Kami harus mencari pembeli sendiri, bahkan sampai ke pulau-pulau,” ungkapnya.
Menurut Ardi, penyerapan produksi lokal tersebut memberikan kepastian pasar sekaligus membuka peluang bagi peternak untuk meningkatkan usaha.
Sekretaris Daerah Andi Abdurrahman mengapresiasi pengembangan peternakan tersebut karena tidak hanya menjadi usaha produktif desa, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu sebanyak mungkin dipenuhi dari potensi produksi masyarakat Selayar.
“Ini yang harus kita dorong. Dana yang berputar melalui program MBG jangan sampai seluruhnya keluar daerah. Kalau kebutuhan telur dan bahan pangan lainnya bisa dipenuhi oleh peternak dan pelaku usaha lokal, maka uangnya tetap berputar di Selayar, masyarakat mendapatkan manfaat, dan ketahanan pangan kita semakin kuat,” ujarnya.
Sekda juga mendorong desa-desa lainnya untuk mengembangkan usaha produktif sesuai potensi masing-masing.
“Ini harus menjadi contoh bagi desa lainnya. Dana desa tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga bisa menjadi modal usaha produktif yang menghasilkan, memperkuat ketahanan pangan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Tak sekadar meninjau, Sekretaris Daerah turut memanen telur secara langsung. Satu per satu telur dikumpulkan dari kandang, melihat dari dekat aktivitas peternakan yang kini menjadi salah satu usaha produktif BUMDes Desa Barat Lambongan. (HUMAS-IC)











.jpeg)